Petugas melakukan pencarian jasad orang tenggelam di Pantai Kuta. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Ada video viral beredar bahwa jasad yang belum diketahui identitasnya mengambang di Pantai Kuta, tepatnya depan shelter Patung Baruna, Rabu (17/6). Namun saat hendak dievakuasi oleh petugas Balawista, jasad tersebut menghilang.

Di sekitar TKP ditemukan sandal, topi dan kacamata  diduga milik korban.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Gede Adhy Saputra Jaya, Kamis (18/6) menjelaskan awalnya petugas Balawista, Andreas Budiman pada Rabu pukul 07.45 WITA dapat informasi dari dua laki-laki bahwa ada mayat mengapung di TKP, dekat batu pemecah gelombang.

Baca juga:  Pemkab Badung Terima Penghargaan UKPBJ Proaktif Terbaik

Andreas langsung membawa ambulans menuju ke pinggir TKP.  Sedangkan rekan Andreas, Mogik Byantara  menggunakan jetski melakukan penyisiran.

“Sekitar 1 jam 30 menit melakukan pencarian jasad korban tidak ditemukan,” ujarnya.

Sedangkan petugas Balawista lainnya, Yoyok Wahyudi  melaksanakan penyisiran di sekitar TKP menemukan barang  diduga milik korban berupa sebuah sandal slop  coklat, kacamata, topi  hitam dan  jas hujan  biru tergeletak di atas batu pemecah gelombang.

Baca juga:  Pelaku Pariwisata Karangasem Galang Dana untuk Korban Gempa Lombok

Selanjutnya barang tersebut dibawa ke Pos Polairud Kuta. Personel gabungan Satpolairud Polresta Denpasar, Balawista Kuta berupaya melakukan pencarian. Namun sampai saat ini mayat korban belum ditemukan. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN