pengurus Federasi Yongmoodo Indonesia (FYI) Provinsi Bali periode 2026-2030 dalam musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) yang digelar di Ruang Rapat KONI Bali, Kreneng, Denpasar, Sabtu (13/6). (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Federasi Yongmoodo Indonesia (FYI) Provinsi Bali resmi memasuki babak baru setelah Gede Agra Kumara terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum FYI Bali periode 2026-2030 dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) yang digelar di Ruang Rapat KONI Bali, Kreneng, Denpasar, Sabtu (13/6).

Terpilihnya Agra Kumara tidak lepas dari dukungan penuh pengurus FYI kabupaten/kota se-Bali yang hadir dalam Musorprov. Ia menjadi calon tunggal dan dipercaya melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan dari Ketua Umum FYI Bali periode 2021-2026, Rudi Santoso.

Kepercayaan tersebut diberikan karena kiprah Agra selama mendampingi kepengurusan sebelumnya dinilai berhasil mengangkat prestasi Yongmoodo Bali di tingkat regional maupun nasional. Di bawah pembinaan yang dilakukan selama ini, Bali berkali-kali tampil sebagai juara umum dalam berbagai kejuaraan nasional.

Baca juga:  5 Berita Terpopuler: Dari Bali Siap Bangun PSEL hingga Penertiban Ojol Liar di Kuta

“Terima kasih yang tak terhingga saya sampaikan kepada teman-teman pengurus kabupaten/kota yang selama ini sama-sama berjuang meningkatkan prestasi Yongmoodo Bali sehingga mampu mengharumkan nama Bali di tingkat nasional. Ke depan dukungan ini harus terus ditingkatkan agar semakin banyak talenta muda berbakat yang lahir dan berprestasi,” ujar Agra Kumara.

Sebagai ketua terpilih, Agra langsung menyiapkan sejumlah program strategis. Salah satu prioritasnya adalah memperluas organisasi dengan membentuk kepengurusan FYI di Kabupaten Karangasem yang hingga kini belum terbentuk.

Baca juga:  Agung Sujaya Pimpin Perbasasi Bali

Selain itu, ia juga mendorong seluruh pengurus kabupaten/kota untuk menggencarkan program “Yongmoodo Masuk Sekolah” sebagai upaya memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini. Langkah ini dinilai penting mengingat cabang olahraga Yongmoodo kini telah resmi dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Bali setelah sebelumnya tiga kali tampil sebagai cabang ekshibisi.

“Pembinaan usia dini harus menjadi fokus utama. Dengan masuk ke sekolah-sekolah, kita bisa menjaring lebih banyak atlet potensial dan menyiapkan mereka menuju prestasi yang lebih tinggi,” tegasnya.

Baca juga:  Dahan Pohon Beringin di Lapangan Astina Gianyar Timpa Mobil

Tak hanya fokus pada pembinaan jangka panjang, FYI Bali juga menyiapkan target ambisius dalam waktu dekat. Program prioritas tahun 2026 adalah mempersiapkan atlet-atlet terbaik untuk tampil pada PON Bela Diri 2026 yang akan berlangsung di Manado, Sulawesi Utara, pada Oktober mendatang.

Berkaca pada dominasi prestasi Yongmoodo Bali di berbagai kejuaraan nasional, Agra optimistis Pulau Dewata mampu kembali menunjukkan kekuatannya.

“Kami tidak ingin sekadar berpartisipasi. Dengan melihat rekam jejak prestasi atlet Bali selama ini, target kami pada PON Bela Diri di Manado adalah menjadi juara umum,” tegas Agra. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN