Ilustrasi bendera Iran dan AS. (BP/Antara)

ISTANBUL, BALIPOST.com – Iran menyatakan bahwa keputusan final terkait kemungkinan memorandum kesepakatan dengan Amerika Serikat masih dalam tahap pembahasan, menurut sumber yang mengetahui perkembangan tersebut, Minggu (14/6).

“Iran belum mengumumkan keputusan final mengenai memorandum kesepakatan yang diusulkan,” kata sumber tersebut dilansir dari Kantor Berita Antara.

Ia menambahkan bahwa peninjauan terhadap aspek politik, hukum, dan teknis dari proposal yang diajukan masih terus berlangsung.

Baca juga:  Iran Buka Kembali Sebagian Wilayah Udara

Sumber tersebut menyebutkan berbagai aspek dalam rancangan kesepakatan tersebut saat ini sedang dibahas baik di tingkat para ahli maupun pengambil keputusan.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menulis di platform Truth Social pada Sabtu (13/6) bahwa kesepakatan dengan Iran dijadwalkan untuk ditandatangani pada Minggu.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, yang negaranya berperan sebagai mediator antara Amerika Serikat dan Iran, juga menyatakan bahwa kesepakatan tersebut berpotensi dirampungkan dalam waktu 24 jam ke depan.

Baca juga:  Israel dan Iran Diminta Redakan Ketegangan di Timteng

Namun, Iran menegaskan bahwa perjanjian itu tidak akan ditandatangani pada Minggu, meskipun kemungkinan dapat diteken dalam beberapa hari mendatang.

Proses diplomasi yang dimediasi Pakistan berfokus pada upaya mengakhiri permusuhan antara Teheran dan Washington, membuka kembali Selat Hormuz bagi lalu lintas pelayaran internasional, serta mencapai kesepakatan mengenai program nuklir Iran.

Para pejabat Iran berulang kali menyatakan bahwa sebagian besar isi rancangan kesepakatan telah disetujui kedua pihak. Namun, mereka juga menuduh Amerika Serikat memperlambat kemajuan perundingan melalui perubahan sikap dan pernyataan yang dinilai saling bertentangan. (kmb/balipost)

Baca juga:  5 Berita Koran Bali Post Terbit Hari Ini, Rabu 10 September 2025
BAGIKAN