
GIANYAR, BALIPOST.com – Semangat nasionalisme dan optimisme terpancar dari puluhan pelajar SMA/SMK se-Kabupaten Gianyar yang mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa. Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gianyar ini dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widhya Utama, di Mal Pelayanan Publik (MPP) Gianyar, Selasa (9/6).
Sekda Gianyar yang akrab disapa Gus Bem itu menegaskan bahwa generasi muda merupakan aset pembangunan yang memiliki potensi besar dalam berbagai bidang strategis, mulai dari bela negara, kewirausahaan, teknologi tepat guna, sosial budaya, hingga pariwisata. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen penuh untuk terus menghadirkan program yang berfokus pada penyadaran, pemberdayaan, dan pengembangan kapasitas pemuda.
“Pemuda memiliki aneka talenta yang sangat dibutuhkan dalam pembangunan daerah. Karena itu, pembangunan kepemudaan harus menjadi perhatian bersama agar mampu melahirkan generasi yang produktif, mandiri, dan berdaya saing,” ujarnya.
Menurutnya, bimtek wawasan kebangsaan ini merupakan salah satu bentuk sinergi nyata antara pemerintah dan generasi muda dalam menumbuhkan kesadaran berbangsa dan bernegara. Pembangunan kepemudaan di Kabupaten Gianyar juga menjadi bagian penting yang tidak terpisahkan dari pembangunan sumber daya manusia secara menyeluruh.
Lebih lanjut, Sekda mengingatkan para peserta agar mampu menjadi pelopor dalam mencegah berbagai pengaruh negatif di lingkungan masyarakat. Di era digital saat ini, generasi muda diharapkan bijak menggunakan media sosial dengan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, serta menjauhi narkoba dan pergaulan bebas.
“Pemuda harus hadir sebagai agen perubahan yang membawa energi positif. Jadilah pelopor dalam menangkal isu-isu negatif di dunia maya, tidak mudah terpengaruh berita hoaks, serta mampu menjadi contoh yang baik bagi lingkungan sekitar,” tegasnya.
Dengan bekal wawasan kebangsaan yang diperoleh, para pelajar ini diharapkan mampu menjadi role model sekaligus motor penggerak pembangunan di Kabupaten Gianyar.
“Saya mengapresiasi kegiatan ini karena tidak hanya meningkatkan pemahaman wawasan kebangsaan para peserta, tetapi juga membentuk karakter pemuda yang nantinya mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah. Kegiatan seperti ini harus terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga menjadi gerakan sosial yang mampu melahirkan pemuda Gianyar yang kreatif, produktif, maju, mandiri, dan berdaya saing,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gianyar, Komang Alit Adnyana menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah menumbuhkan dan memperkuat jiwa kebangsaan serta rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda. Secara khusus, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pembentukan dan penguatan mental calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Gianyar Tahun 2026 melalui Bimtek Memperkokoh Ideologi Pancasila.
“Kegiatan ini diikuti oleh 82 peserta. Rinciannya terdiri dari 75 orang calon Paskibraka Kabupaten Gianyar serta tujuh orang siswa berprestasi yang telah dinyatakan lolos seleksi Paskibraka di tingkat Provinsi Bali,” jelas Alit.
Melalui gemblengan ini, Pemkab Gianyar berharap lahir generasi muda yang tidak hanya memahami nilai-nilai kebangsaan secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai penjaga persatuan, pelopor harmoni sosial, dan penggerak pembangunan daerah. (Wirnaya/balipost)










