
NEGARA, BALIPOST.com – Bentuk kepedulian nyata dan respons cepat ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana terhadap warganya yang tertimpa musibah di luar negeri. Pemkab Jembrana menyerahkan santunan sebesar Rp12.209.000 hasil donasi ASN kepada keluarga almarhum I Kadek Mas Heriadi (34), Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jembrana yang meninggal dunia saat bekerja di Ibaraki, Jepang.
Santunan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Nakerprin) Jembrana, Kadek Mirah Ananta Sukma Dewi, yang hadir mewakili Bupati Jembrana. Penyerahan dilakukan langsung kepada pihak keluarga di kediaman almarhum yang beralamat di Lingkungan Bilukpoh Kangin, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, pada Sabtu (6/6) malam. Almarhum I Kadek Mas Heriadi dilaporkan menghembuskan napas terakhirnya pada Minggu 24 Mei 2026 lalu di Jepang, setelah kondisi kesehatannya mengalami penurunan.
Kepala Dinas Nakerprin Jembrana, Kadek Mirah Ananta Sukma Dewi, menjelaskan bahwa dana santunan yang diserahkan tersebut merupakan hasil dari gerakan mandiri dan aksi kepedulian sukarela dari para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Jembrana. Gerakan ini diinisiasi secara spontan sebagai bentuk gotong royong untuk meringankan beban keluarga almarhum.
“Bupati dan Wakil Bupati Jembrana memberikan atensi yang sangat besar terhadap PMI kita yang mengalami musibah di luar negeri. Santunan dari rekan-rekan ASN ini adalah bentuk komitmen pelayanan, empati, dan kepedulian nyata kami di jajaran pemerintahan terhadap masyarakat Jembrana,” ujar Kadek Mirah.
Selain memberikan bantuan materiil, Pemkab Jembrana juga bergerak taktis secara lintas sektor untuk memfasilitasi seluruh proses pemulangan jenazah almarhum dari Jepang hingga ke tanah air. Dinas Nakerprin Jembrana langsung mengurus kelengkapan administrasi dan membangun komunikasi intensif dengan Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) serta paguyuban warga Jembrana yang berada di Jepang.
“Untuk kelancaran akomodasi di dalam negeri, Pemkab Jembrana juga telah menyediakan fasilitas ambulans dari RSU, bantuan BBM, serta kendaraan operasional bagi pihak keluarga guna penjemputan langsung ke bandara,” tambahnya.
Mewakili Pemerintah Kabupaten Jembrana, Kadek Mirah menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang ikut mengawal proses birokrasi di Jepang hingga jenazah tiba di rumah duka dengan selamat. Pihaknya secara khusus berterima kasih kepada BP3MI, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo, serta jajaran ASN dan masyarakat Jembrana atas dukungan moral maupun materiil.
“Kami juga memberikan apresiasi khusus kepada Paguyuban Semeton Jembrana di Ibaraki, Jepang, terutama kepada Ketua Paguyuban yang telah berkomunikasi langsung via video call dengan Bapak Bupati untuk mengawal proses pemulangan jenazah almarhum dari awal hingga selesai,” pungkasnya. (Adv/balipost)










