Olah TKP kasus Curanmor yang pelakunya Nyungsep ke Selokan. (BP/Bit)

SINGASANA, BALIPOST.com – Aksi pencurian sepeda motor yang dilakukan dua pria di Banjar Dinas Jangkahan, Desa Batuaji, Kecamatan Kerambitan, Rabu (3/6) dini hari, berakhir memalukan. Saat berusaha kabur membawa motor curian, kedua pelaku justru terjatuh ke dalam selokan hanya sekitar 200 meter dari lokasi kejadian dan akhirnya diamankan warga bersama polisi.

Kedua pelaku masing-masing berinisial JUH (32) dan FHHR (22). Mereka diduga mencuri satu unit sepeda motor Yamaha Xeon milik Komang Sandiyasa, warga Banjar Dinas Jangkahan, Desa Batuaji.

Baca juga:  Bangli dan Karangasem Turunkan Angka “Stunting”

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.30 Wita. Saat itu, dua saksi melihat salah seorang pelaku masuk ke garasi rumah korban dan membawa kabur sepeda motor yang terparkir. Sementara seorang pelaku lainnya menunggu menggunakan sepeda motor Honda Scoopy yang dijadikan sarana dalam menjalankan aksinya.

Mengetahui adanya pencurian, para saksi langsung berteriak dan melakukan pengejaran. Kedua pelaku berusaha melarikan diri ke arah selatan dari lokasi kejadian. Namun upaya kabur itu tidak berlangsung lama. Saat melaju dengan tergesa-gesa, pelaku kehilangan kendali hingga terjatuh ke dalam selokan.

Baca juga:  Ribuan Siswa dan Krama Istri Bersinergi Kelola Sampah Piodalan di Pura Samuantiga

Warga yang terus melakukan pengejaran berhasil mengamankan kedua pelaku sebelum akhirnya anggota Polsek Kerambitan tiba di lokasi. Polisi kemudian mengamankan barang bukti berupa sepeda motor Yamaha Xeon milik korban serta Honda Scoopy yang digunakan para pelaku.

Kapolsek Kerambitan Kompol I Kadek Ardika melalui Ps. Kanit Reskrim Iptu I Nyoman Sugiarta mengatakan keberhasilan pengungkapan kasus tersebut tidak lepas dari respons cepat anggota di lapangan dan peran aktif masyarakat yang segera memberikan informasi.

Baca juga:  Beraksi 5 Tahun Lalu, Pelaku Curanmor Baru Berhasil Ditangkap

“Kedua pelaku berhasil diamankan sesaat setelah kejadian sehingga barang bukti dapat langsung diselamatkan. Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman guna mengetahui kemungkinan keterlibatan pelaku dalam kasus serupa lainnya,” ujarnya. (Puspawati/balipost)

 

BAGIKAN