
MANGUPURA, BALIPOST.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung memperketat pengawasan di seluruh wilayah Badung selama libur panjang akhir pekan (long weekend) serangkaian perayaan Iduladha. Langkah antisipatif ini diambil menyusul adanya lonjakan signifikan pada aktivitas masyarakat lokal serta pergerakan wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Badung, I Gusti Agung Ketut Suryanegara menyatakan bahwa puluhan personel telah dikerahkan dan disebar secara strategis untuk mengawasi aktivitas masyarakat di enam kecamatan yang ada di Badung. Pengawasan ini difokuskan penuh pada penegakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) guna mencegah potensi gangguan di ruang publik.
Menurut Suryanegara, pengawasan dilakukan secara intensif dan bersinergi dengan unsur terkait lainnya, seperti TNI, Polri, dan pecalang. Petugas dipastikan akan terus bersiaga secara bergantian selama masa libur panjang untuk memastikan situasi wilayah Badung benar-benar tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi siapa saja.
“Dari kantor induk kabupaten kami mengerahkan 16 orang yang dibagi menjadi dua shift. Sedangkan untuk masing-masing kecamatan, kami siagakan 10 orang petugas yang juga dibagi ke dalam dua shift. Jadi, total kekuatan personel yang siaga di lapangan mencapai 76 orang setiap harinya,” ujar Suryanegara saat dikonfirmasi, Senin (25/5).
Suryanegara menjelaskan bahwa jumlah tersebut belum termasuk jajaran struktural yang mengomandoi pergerakan di lapangan. “Di luar jumlah itu, ada juga keterlibatan langsung dari Kasi Ops (Kepala Seksi Operasional) dan Kasi Tibum (Ketertiban Umum) yang bertugas mengatur serta mengevaluasi operasional mereka di lapangan secara real-time,” imbuhnya.
Untuk memaksimalkan pengawasan dengan keterbatasan personel, Satpol PP Badung menerapkan sistem zonasi dan rolling (bergantian) yang ketat antara petugas di tingkat kabupaten dan kecamatan. Pihaknya juga melakukan patroli menyeluruh dengan sistem pembagian waktu khusus agar tidak ada wilayah yang luput dari pengawasan.
“Yang di kecamatan menetap di wilayah mereka masing-masing. Sementara, yang dari kabupaten itu patrolinya menyeluruh. Skemanya, pagi sampai siang menyasar wilayah selatan, kemudian sore sampai malam bergeser ke wilayah barat dan utara. Skemanya kami rolling setiap hari agar pengawasan merata,” jelas birokrat asal Denpasar tersebut.
Pihak Satpol PP Badung mengimbau kepada seluruh pelaku usaha, wisatawan, dan masyarakat untuk tetap tertib dan bersama-sama menjaga kondusivitas lingkungan. Pengawasan ketat ini diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mempertahankan citra positif Badung sebagai destinasi wisata internasional yang aman untuk dikunjungi kapan saja. (Parwata/balipost)










