
NEGARA, BALIPOST.com – Arus mudik menjelang Iduladha dan libur panjang weekend ke Pulau Jawa mulai padat melalui Pelabuhan Gilimanuk, Senin (25/5) pagi.
Areal dalam Pelabuhan mulai padat kendaraan yang keluar Bali didominasi roda empat pribadi dan sepeda motor. Sementara itu, ASDP menyiapkan skema siap siaga dengan kondisi cuaca Selat Bali yang tidak menentu untuk kelancaran arus mudik dan libur panjang.
Meski sempat terjadi kepadatan kendaraan, khususnya angkutan logistik, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan layanan penyeberangan tetap berjalan terkendali dengan mengedepankan aspek keselamatan pelayaran. Perubahan kondisi cuaca di Selat Bali sebelumnya berdampak pada penyesuaian operasional kapal, terutama saat proses manuver sandar dan bongkar muat yang harus dilakukan lebih hati-hati. Situasi tersebut menyebabkan antrean kendaraan di sejumlah titik sekitar pelabuhan. Namun, ASDP memastikan langkah penanganan dilakukan cepat dan terukur agar arus kendaraan tetap bergerak.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale mengatakan terkait kesiapan menghadapi libur panjang Iduladha, termasuk pascainsiden dua kapal kandas di lintasan Ketapang–Gilimanuk beberapa hari lalu, ASDP memastikan evaluasi operasional telah dilakukan secara menyeluruh bersama regulator dan seluruh pemangku kepentingan. Penguatan prosedur keselamatan pelayaran, pengaturan pola operasi kapal, hingga kesiapsiagaan petugas lapangan terus ditingkatkan agar layanan tetap aman dan lancar.
ASDP juga mengoptimalkan fungsi kantong parkir Bulusan di Banyuwangi sebagai bagian dari manajemen trafik terpadu yang mampu menampung hingga 400 unit truk logistik.
Selain itu, penambahan personel BKO disiagakan di titik-titik krusial untuk memastikan arus kendaraan tetap bergerak dan tidak mengalami stagnasi panjang. ASDP turut memperkuat layanan penyeberangan di lintasan Ketapang–Gilimanuk melalui penambahan armada perbantuan KMP Rodhita.
Kapal berukuran 1.236 GT yang sebelumnya beroperasi di lintasan Lembar–Padangbai tersebut disiagakan untuk mengantisipasi potensi peningkatan volume kendaraan dan penumpang di Pelabuhan Ketapang maupun Gilimanuk. KMP Rodhita memiliki kapasitas angkut hingga 58 unit kendaraan kecil atau sekitar 30 unit kendaraan campuran, sehingga diharapkan dapat membantu menjaga kelancaran arus penyeberangan selama periode libur Iduladha.
General Manager ASDP Ketapang, Arief Eko Kurniansjah menegaskan bahwa fokus utama di lapangan adalah menjaga kelancaran distribusi kendaraan secara bertahap dan tertib. “Antrean yang terbentuk harus tetap bergerak. Itu yang paling penting. Karena itu kami memastikan seluruh pola pengaturan kendaraan berjalan terkoordinasi sehingga kepadatan di area pelabuhan tetap terkendali,” jelasnya.
Berdasarkan data periode Kamis (21/5) hingga Minggu (24/5) pukul 18.00 WIB, lintasan Ketapang–Gilimanuk telah melayani 14.936 unit kendaraan dengan dominasi truk logistik serta total 51.465 penumpang. Sementara dari arah Gilimanuk–Ketapang tercatat sebanyak 20.392 unit kendaraan dan 67.546 penumpang berhasil diseberangkan.
Dengan kondisi cuaca yang dinamis, seluruh proses pelayanan dilakukan dengan prinsip kehati-hatian. Keselamatan tidak bisa dikompromikn menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan penyeberangan.
ASDP mengimbau masyarakat yang akan menyeberang saat libur Iduladha agar merencanakan perjalanan lebih awal, membeli tiket melalui aplikasi Ferizy sebelum tiba di pelabuhan, serta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima demi kenyamanan dan keselamatan perjalanan.
Sementara itu situasi di Gilimanuk, kepadatan kendaraan yang sempat terjadi pada pagi hari berangsur normal. Namun diperkirakan pada sore hingga malam akan kembali terjadi gelombang kendaraan warga yang akan keluar Bali untuk merayakan Iduladha. Komandan Posal Gilimanuk, Lettu Laut Yuli Prasetyo menyebutkan pengaturan antrian kendaraan di dalam pelabuhan masih dapat dikendalikan meskipun mulai terjadi kepadatan.
“Sementara sampai siang ini sudah kembali normal,” kata Yuli. Diperkirakan akan ada lonjakan kendaraan maupun orang yang menyeberang baik dari Gilimanuk maupun Banyuwangi memanfaakan waktu libur panjang akhir pekan ini. (Surya Dharma/balipost)










