
GIANYAR, BALIPOST.com – Subak Uma Kumbuh, Desa Mas, Kecamatan Ubud mendukung program ketahanan pangan nasional. Ini terlihat dari kegiatan panen perdana padi lokal organik sri sedana yang diinisiasi oleh Bali Organic Association, Minggu (24/5).
Panen perdana yang berlangsung di lahan percontohan seluas kurang lebih 1 hektare ini menjadi momentum penting dalam pengembangan varietas padi lokal unggulan Bali. Padi Sri Sedana sendiri merupakan hasil persilangan antara padi lokal Cicih Gondrong dengan Ngaos Rinjani.
PLT Kadis Pertanian Kabupaten Gianyar, Wayan Suarta, Senin (25/5) menyampaikan apresiasi yang mendalam atas pelaksanaan budidaya dan panen organik di Subak Uma Kumbuh. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan arah pembangunan pertanian daerah.
“Kami sangat mengapresiasi langkah ini sebagai bagian dari upaya menghadirkan sistem pertanian yang lebih sehat, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomi tinggi. Praktik budidaya organik seperti ini sejalan dengan arah pembangunan pertanian Gianyar yang menekankan keberlanjutan dan mutu hasil,” ujar Wayan Suarta.
Lebih lanjut, ia melihat varietas Sri Sedana memiliki potensi menjanjikan untuk dikembangkan di Kabupaten Gianyar, terutama untuk memenuhi kebutuhan pasar terhadap beras organik dan varietas lokal yang adaptif. Berdasarkan hasil uji tanam, varietas ini dinilai sangat cocok dengan kondisi agroekologi setempat.
Meskipun demikian, Wayan Suarta menegaskan bahwa varietas Sri Sedana saat ini memang belum secara resmi dilepas sebagai varietas nasional. Namun, Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar memastikan akan mengawal penuh proses tersebut.
“Dinas Pertanian tetap memberikan dukungan penuh terhadap seluruh proses yang diperlukan menuju pelepasan varietas tersebut. Kami siap memfasilitasi pendampingan teknis maupun penyusunan dokumen yang dibutuhkan sesuai regulasi. Kami berharap langkah ini dapat menjadi contoh bahwa Gianyar bukan hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga daerah yang mampu melahirkan inovasi varietas yang bermanfaat dan memperkuat identitas komoditas lokal,” tegasnya.
Padi Sri Sedana merupakan varietas dengan sejumlah keunggulan, di antaranya produktivitas hasil panen yang lebih tinggi. Masa tanam yang relatif lebih singkat, jumlah anakan yang lebih banyak, dan kualitas cita rasa nasi yang lebih pulen, aromatik, dan bermutu tinggi.
Babinsa Desa Mas Koramil 1616-02/Ubud Sertu Made Surita bersama Bhabinkamtibmas Desa Mas Aiptu Made Karuna Arnawa hadir dan terjun langsung ke sawah bersama para petani untuk memanen padi organik sri sedana. (Wirnaya/balipost)










