
SINGARAJA, BALIPOST.com – Sejumlah pengunjung yang hendak pulang dari tempat hiburan malam Volcano Club, Desa Anturan, Kecamatan Buleleng diduga dicegat oleh sekelompok orang bersenjata tajam. Polisi pun bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110 Polres Buleleng.
Laporan diterima sekitar pukul 03.00 Wita. Tak berselang lama, jajaran Polres Buleleng langsung mendatangi lokasi untuk mengantisipasi bentrok maupun aksi kriminal lainnya.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 03.05 Wita dan langsung melakukan pengamanan di sekitar tempat hiburan malam tersebut.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz seizin Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman mengatakan, laporan masyarakat langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan personel ke tempat kejadian perkara (TKP).
“Personel langsung menuju TKP untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan serta memastikan keamanan masyarakat,” ujarnya, Senin(25/5).
Menurut Yohana, setibanya di lokasi petugas langsung melakukan penyisiran di area sekitar klub malam serta memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian.
“Anggota melakukan pengamanan dan pemeriksaan situasi di sekitar lokasi guna memastikan kondisi tetap kondusif,” katanya.
Ketegangan sempat terjadi di depan lokasi hiburan malam tersebut. Aparat melakukan penjagaan ketat untuk mencegah terjadinya keributan susulan sekaligus memastikan para pengunjung dapat meninggalkan lokasi dengan aman.
Tak lama berselang, Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman turun langsung memimpin penanganan di lapangan. Didampingi jajaran pejabat utama Polres Buleleng, Kapolres melakukan pengecekan menyeluruh terhadap aktivitas tempat hiburan malam yang saat itu masih beroperasi.
Dalam pemeriksaan tersebut, polisi juga menemukan sejumlah pengunjung di bawah umur berada di dalam klub malam. Para remaja itu selanjutnya diamankan ke Mapolres Buleleng untuk didata dan diberikan pembinaan lebih lanjut.
“Kami juga melakukan pendataan terhadap pengunjung di bawah umur yang ditemukan berada di lokasi hiburan malam,” ucap Yohana.
Selain fokus melakukan pengamanan di Volcano Club, patroli atensi malam Minggu yang dipimpin Kapolres juga membubarkan aksi balap liar serta meredam keributan di sejumlah titik hiburan malam lainnya di wilayah Kota Singaraja.
“Kami mengimbau masyarakat agar segera melapor melalui layanan 110 apabila menemukan potensi gangguan keamanan sehingga bisa cepat ditindaklanjuti petugas,” tandasnya. (Nyoman Yudha/balipost)










