Penempelan stiker di rumah warga kelurahan penarukan.(BP/istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Upaya mewujudkan transparansi penyaluran bantuan sosial terus dilakukan pemerintah. Salah satunya melalui penempelan stiker di rumah warga penerima bantuan pemerintah yang mulai dilaksanakan di Lingkungan Jarat, Kelurahan Penarukan, Kecamatan Buleleng, Jumat (22/5).

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kelurahan Penarukan bersama Dinas Sosial Kabupaten Buleleng itu dilakukan secara simbolis sebagai tindak lanjut surat edaran Bupati Buleleng terkait penandaan rumah penerima bantuan sosial. Selain untuk transparansi, langkah ini juga bertujuan memastikan bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran sesuai kriteria yang telah ditetapkan pemerintah.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, mengatakan penempelan stiker sekaligus menjadi momentum bagi pemerintah desa maupun kelurahan untuk melakukan pemutakhiran, verifikasi dan validasi data penerima bantuan sosial.
Menurutnya, proses pendataan ulang penting dilakukan agar program bantuan pemerintah dapat diterima masyarakat yang benar-benar memenuhi syarat, khususnya yang masuk dalam kategori DTKS 1 sampai 5.

Baca juga:  Uji Emisi Tiga Hari, 132 Unit Kendaraan Tak Lulus

“Program bantuan itu betul-betul tepat sasaran dan sesuai dengan kriteria. Harapannya, desa dan kelurahan bisa melakukan pemutakhiran data, verifikasi dan validasi sehingga bantuan yang disalurkan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam proses penempelan stiker nantinya dimungkinkan ditemukan warga yang dinilai sudah tidak layak menerima bantuan. Misalnya karena kondisi ekonomi yang meningkat, rumah yang sudah permanen dan bagus, ataupun penghasilan keluarga yang telah berada di atas UMK.

Baca juga:  Uji Coba Digitalisasi Bansos Segera Dilakukan, Penerima Wajib IKD

Karena itu, pihaknya berharap aparatur desa dan kelurahan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat agar secara mandiri melakukan graduasi atau mengundurkan diri dari penerima bantuan sosial.

“Dengan begitu program bantuan bisa dialihkan kepada warga yang lebih membutuhkan. Pemerintah juga bisa lebih fokus pada program pemberdayaan ekonomi keluarga,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Buleleng juga menyosialisasikan program Sekolah Rakyat yang merupakan sinergi dengan Kementerian Sosial. Program ini ditujukan bagi anak-anak dari keluarga fakir miskin agar tetap dapat melanjutkan pendidikan.

“Jangan sampai anak-anak dari keluarga kurang mampu putus sekolah karena keterbatasan biaya, baik di jenjang SMP maupun SMK,” jelas Kariaman Putra.

Baca juga:  Terus Meningkat, Wisatawan Nyeberang ke Gili Naik Fasboat

Sementara itu, Lurah Penarukan, Desak Made Susanti, mengapresiasi pelaksanaan penempelan stiker yang dilakukan Dinas Sosial Kabupaten Buleleng di wilayahnya. Menurutnya, langkah tersebut akan membantu pemerintah kelurahan dalam melakukan validasi data penerima bantuan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kadis Sosial beserta tim karena penempelan stiker warga penerima bantuan pemerintah sudah dilaksanakan hari ini,” ucapnya.

Terkait verifikasi dan validasi data, pihak kelurahan juga akan melibatkan 10 agen Perlindungan Sosial yang ada di Kelurahan Penarukan untuk melakukan pendataan sesuai petunjuk pemerintah.

“Kita berharap data sekitar 2.000 penerima bantuan sosial di Kelurahan Penarukan dapat lebih akurat sehingga penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran,” tutupnya. (Yuda/balipost)

 

BAGIKAN