Petugas mengevakuasi korban penusukan, Yulius Dapa Yora asal NTT di Jalan Gunung Lumut Gang Dahlia, Desa Padangsambian Klod, Denpasar Barat. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kasus penusukan saat pesta minuman keras (miras) terjadi di kos-kosan, Jalan Gunung Lumut Gang Dahlia, Desa Padangsambian Klod, Denpasar Barat (Denbar), Rabu (20/5) malam. Pria berinisial YDY (26) asal NTT ditusuk di bagian dada.

Kapolsek Denbar, Kompol Ni Wayan Adnyani Prabawati, Jumat (22/5) saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu. Saat ini pihaknya sedang memburu pelaku, R.
“Kejadiannya pukul 22.15 WITA. Korban mengalami luka tusuk di dada tengah,” ujarnya.

Pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi, salah sarunya MA (32). Saksi menyampaikan saat itu ia sedang rebahan sambil main handphone di kamar. Tidak lama kemudian terdengar keributan dan ia langsung keluar dari kamar.

Baca juga:  Sebelumnya Sempat Pesta Miras, Pria Asal Klaten Ditemukan di Dasar Jurang

Saksi melihat pelaku berada di halaman kos. Ia langsung naik ke lantai 2 dan melihat korban tergeletak bersimbah darah.

Karena panik, korban turun dan melapor ke pecalang yang berada di sebelah barat kos  tersebut. Beberapa menit kemudian, pecalang bersama petugas kepolisian tiba di TKP.

Sementara saksi lainnya, KP (31) mengatakan saat minum-minum, ia  mendengar ada keributan dan langsung keluar dari kamar untuk melihat situasi. Setelah itu, KP menyuruh MA melaporkan kejadian tersebut ke pecalang.

Baca juga:  Korban Ditusuk di Depan Anak-anaknya

Tidak lama kemudian, pecalang datang ke lokasi dan membubarkan orang-orang yang berada di tempat kejadian tersebut. Hal yang sama juga dikatakan ADB (23). Ia menjelaskan sekitar pukul 21.00 WITA sedang minum arak bersama teman-temannya.

Pada pukul 22.25 WITA, tiba-tiba terjadi keributan antara korban dengan pelaku. Selanjutnya pecalang datang dan membubarkan mereka, sehingga ia berhenti minum dan langsung masuk ke kamar masing-masing.

Sedangkan MN (40) mengatakan saat minum arak bersama Bani dan teman-teman lainnya, terjadi keributan. Namun mereka tetap melanjutkan minum-minum tersebut.  Beberapa menit kemudian datang pecalang dan membubarkan mereka.

Baca juga:  Sebelas Orang Tokoh Terima Anugerah Pers K. Nadha

Saat berada di kamar, ia  kembali mendengar ribut. Saat keluar kamar melihat di halaman kos ramai. “Setelah menerima laporan kejadian itu kami langsung ke TKP. Korban langsung dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah, Sanglah, Denpasar. Kasus ini masih dalam penyelidikan,” tutupnya. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN