Festival Gondang Naposo 2017
Gondang Naposo. (BP/ist)
SAMOSIR, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, menyiapkan agenda Festival Budaya Batak “Gondang Naposo” 2017 untuk mempromosikan dan mengembangkan sektor wisata di daerah ini. Ritual ajang mencari jodoh bagaikan acara “Take Me Out” yang digelar pada 29-30 April 2017 ini menjadi sangat menghibur dan unik.

Kepala Dinas Pariwisata, Seni, dan Budaya Kabupaten Samosir, Ombang Siboro mengatakan, Gondang Naposo akan dilaksanakan di Pantai Pasir Putih Parbaba, Kecamatan Pangururan. Sedikitnya 12 sanggar tari di Kabupaten Samosir dan delapan dari Kabupaten Dairi, Tapanuli Utara, Toba Samosir, Kota Pematangsiantar dan Medan mengikuti ajang tersebut.

“Gondang Naposo merupakan ritual etnis Batak sebagai media perkenalan dan tegur sapa, berbalas pantun antarpemuda dan pemudi sampai melangkah ke jenjang perkawinan. Pemerintah daerah juga menyediakan hadiah total Rp 20 juta, ini atraksi menarik yang bisa disaksikan oleh Wisatawan,” jelas Ombang, Kamis (13/4/2017).

Dikatakannya, peserta festival merupakan utusan instansi pemerintah baik provinsi maupun kabupaten dan kota, lembaga pendidikan tinggi negeri dan swasta, lembaga pendidikan menengah negeri dan swasta, utusan gereja, lembaga seni budaya, komunitas seni budaya, lembaga sosial maupun organisasi sosial.

Baca juga:  Pesona Danau Toba Lebihi Dugaan Investor Singapura
Sedangkan usia peserta minimal 16 tahun atau belum menikah, masing-masing tim berjumlah minimal 25 orang dan maksimal 30 orang, setiap tim harus memiliki paminta gondang, serta menampilkan formasi gondang mula-mula, somba, hata sopisik, kreasi dan hasatan sitio-tio.

“Keseluruhan rangkaian gondang yang ditampilkan bebas untuk dikreasikan namun tidak mengurangi makna dan tujuan akhir dan harus diiringi pargossi yang disiapkan panitia penyelenggara. Sinopsis gondang kreasi harus sudah diserahkan kepada panitia paling lambat 27 April,” kata Ombang.

Ombang menambahkan, peserta dapat mendaftar langsung ke kantor Dinas Pariwisata Samosir pada jam kerja atau mengirim formulir melalui email parsenibud.kabsamosir@yahoo. com, atau melalui facebook Dinas Pariwisata Samosir atau nomor WA ‪081268784427‬.

“Untuk pendaftaran terakhir peserta pada 27 April pukul 12.00 WIB, dengan kriteria penilaian meliputi, ketepatan tortor, penggunaan ulos, wiraga, wirasa dan wirama, komposisi atau pola lantai, etika atau disiplin, maupun inovasi gerak laku pada tortor kreasi,” ujarnya.

Ajang Resmi

Festival Gondang Naposo ini, merupakan ajang resmi yang telah mendapat persetujuan dari orang tua bagi anaknya untuk mencari jodoh, dan dalam konteks dunia modern mirip dengan “Take Me Out by Ancient Batak People”.

“Rangkaian kalender pariwisata ini, kami harapkan juga menjadi sarana pertunjukan dan hiburan bagi wisatawan dan masyarakat,” pungkas Ombang.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengapresiasi langkah Dinas Pariwisata Samosir tersebut sebagai dukungan menembus target wisatawan mancanegara pada tahun 2017. “Maju terus Samosir dan Danau Toba,” kata Menpar Arief Yahya.

Baca juga:  CoE Pariwisata Danau Toba Diluncurkan
Suasana industri pariwisata saat ini sedang bergairah. Semua lini bergerak. Berdasarkan target Kementerian Pariwisata untuk tahun 2017, yakni sebesar 15 juta kunjungan wisatawan mancanegara dan 265 juta pergerakan wisatawan nusantara, berbagai persiapan sedang berjalan.

“8 Kabupaten di Danau Toba Sumut saya lihat makin kompak, makin kreatif, dan semoga makin peduli akan kelestarian Danau vulkanik terbesar dunia dan sekaligus terdalam dunia itu,” kata Menteri Arief Yahya.

Adapun Kalender Event Samosir 2017 adalah; Festival Pasir Putih pada 23 Maret di Pasir Putih Parbaba,Festival Gondang Naposo pada 29-30 April di Parbaba, Samosir Band Festival pada 12-13 Mei di Pasir Putih Parbaba, Batak Fiesta 27-29 Juni di Tuktuk Siadong, Horja Bius 7-8 Juli di Tomok, Samosir Music International 12 Agustus di Tuktuk Siadong.

Selanjutnya, even Samosir Lake Toba Ultra pada 22–23 September di Pangururan- Sianjur – Harian, Samosir Jazz Seasons pada 28 Oktober di Samosir, Sigale Gale Carnival pada 25 Nopember di Tuktuk Siadong dan Festival Sipinggan pada 28 Desember di Sipinggan. (kmb/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *