
SINGARAJA, BALIPOST.com – Warga Desa Sangsit, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, digegerkan dengan penemuan jenazah bayi berjenis kelamin perempuan di area Banjar Dinas Sema, tepatnya di sebelah selatan Pura Surelepang, Sabtu (10/5) sore. Penemuan pertama diketahui oleh sejumlah anak-anak yang sedang bermain layangan di kawasan itu.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, saat dikonfirmasi, Minggu (10/5), membenarkan adanya temuan tersebut. Ia mengatakan pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan saksi.
“Benar, kami menerima laporan adanya penemuan jenazah bayi di wilayah Desa Sangsit. Saat ini kasus tersebut masih dalam penanganan dan pendalaman oleh petugas untuk mengungkap secara utuh kronologi kejadian,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penemuan jenazah bayi tersebut pertama kali diketahui oleh seorang siswa sekolah dasar yang saat itu sedang bermain layang-layang di sekitar lokasi. Saat bermain, saksi melihat seekor anjing sedang mengendus sesuatu di tanah. Karena curiga, saksi kemudian mendekati lokasi dan mendapati sesosok jenazah bayi.
Temuan itu kemudian dilaporkan kepada seorang warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi. Setelah dilakukan pengecekan bersama, keduanya memastikan bahwa benda tersebut merupakan jenazah bayi yang sudah dalam keadaan meninggal dunia. Informasi itu selanjutnya diteruskan kepada kepala dusun setempat sebelum dilaporkan ke pihak berwajib.
Dari hasil pengamatan awal di lokasi, kondisi jenazah bayi ditemukan dalam keadaan mengenaskan dan diduga telah mengalami perpindahan posisi sekitar enam meter dari lokasi awal. Sebagian tubuh jenazah dilaporkan sudah tidak utuh dan mengeluarkan bau tidak sedap.
Polisi menduga kondisi tersebut disebabkan oleh gigitan hewan liar sebelum jenazah ditemukan warga.
Iptu Yohana menambahkan, pihak kepolisian telah mengamankan sejumlah keterangan serta tengah melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diduga mengetahui peristiwa tersebut. “Petugas masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk mendalami keterangan beberapa pihak terkait. Untuk perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan setelah proses penyelidikan rampung,” tegasnya. (Nyoman Yudha/balipost)










