Personel gabungan melakukan patroli untuk mencegah beroperasinya transportasi ilegal di Bandara Ngurah Rai. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Personel gabungan dari Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Aviation Security (Avsec), dan TNI AU melakukan penyisiran guna mencegah beroperasinya transportasi ilegal di Bandara Ngurah Rai. Hal ini penting dilakukan selain untuk menciptakan kenyamanan, juga mencegah terjadinya konflik akibat persaingan.

“Kami bersama instansi terkait rutin melaksanakan penertiban transportasi tidak berizin di area Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Pada Jumat, kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa bandara,” ujar Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ipda I Gede Suka Artana, Sabtu (2/5).

Baca juga:  Dikejar ''Deadline'', Pemborong Gedung Budaya Libatkan 500 Pekerja

Menurut Ipda Suka, sasaran utama yaitu kendaraan yang diduga beroperasi tanpa izin, khususnya di area strategis yang kerap menjadi titik aktivitas transportasi ilegal. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang melintas di kawasan bandara. Namun, dari hasil pemeriksaan tersebut tidak ditemukan adanya transportasi ilegal maupun kendaraan yang beroperasi tanpa izin.

“Penertiban ini kami lakukan untuk memastikan seluruh operasional transportasi berjalan sesuai aturan yang berlaku. Dari hasil kegiatan hari ini, tidak ditemukan adanya pelanggaran,” tegasnya.

Baca juga:  Japan Airlines Datangkan 587 Wisatawan dari Jepang ke Bali

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna menjaga situasi tetap kondusif. “Kami akan terus melaksanakan kegiatan ini secara rutin sebagai langkah pencegahan, sehingga kawasan bandara tetap aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat,” ungkap Suka.

Selain itu, para pengemudi kendaraan diimbau untuk tetap mematuhi aturan dan tidak mencoba beroperasi secara ilegal. Sinergi lintas instansi diharapkan mampu menjaga citra positif Bandara I Gusti Ngurah Rai sebagai pintu gerbang pariwisata Bali. (Kerta Negara/balipost)

Baca juga:  Belum Divaksinasi, Dua Lansia di Badung Meninggal COVID-19
BAGIKAN