Dewa Ratno Suparso Mesi. (BP/Ina)

BANGLI, BALIPOST.com – Ribuan pelanggan Perumda Air Minum Tirta Danu Arta di wilayah Kota Bangli mengalami gangguan distribusi air sejak Kamis (30/4).

Kondisi itu terjadi setelah pipa di sumber mata air Gamongan, di tepi Sungai Melangit rusal tertimbun longsor pascahujan lebat.

Direktur Perumda Tirta Danu Arta, Dewa Gede Ratno Suparso Mesi mengatakan saat ini petugas teknis masih melakukan perbaikan di lokasi longsor. Akibat gangguan ini, sekitar 6.000 pelanggan di wilayah kota Bangli mulai dari Kelurahan Kubu hingga wilayah Tegal terdampak.

Baca juga:  Tebing Setinggi 30 Meter Longsor, Buruh Galian C Tewas Dijepit Truk

Untuk sementara pihaknya memberlakukan sistem giliran karena cadangan air yang tersedia tidak mampu mencukupi kebutuhan seluruh pelanggan secara bersamaan.

“Suplai cadangan kita tidak mampu memenuhi semuanya, jadi kita gunakan sistem gilir. Pukul 06.00 pagi kita buka untuk wilayah selatan, dan pukul 06.00 sore untuk wilayah utara agar semua kebagian,” ujar pria yang akrab disapa Dewa Rono itu, Jumat (1/5).

Distribusi air diperkirakan baru akan kembali normal dalam satu hingga dua hari ke depan. Pihaknya mengaku telah menginformasikan gangguan ini melalui media sosial. Pelanggan pun diimbau agar menampung air saat air masih mengalir. (Dayu Swasrina/balipost)

Baca juga:  Konversi Motor BBM ke Listrik Dipercepat, Target 2024 Ditingkatkan
BAGIKAN