
MANGUPURA, BALIPOST.com – Puteri Indonesia Lingkungan 2026, Victoria Veronica Titisari Kosasieputri, berkunjung ke Puspem Badung pada Selasa (28/4). Pertemuan berlangsung hangat di Ruang Tamu Bupati, Gedung Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung.
Kehadiran Victoria Kosasie, diterima langsung oleh Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa.
Seperti diketahui, Victoria Kosasie merupakan perwakilan Provinsi Bali yang sukses menorehkan prestasi gemilang sebagai Runner Up 1 sekaligus menyandang gelar Puteri Indonesia Lingkungan 2026 pada malam Grand Final yang digelar 24 April 2026 lalu di Jakarta.
Dalam kesempatan itu, Victoria Kosasieputri mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas sambutan hangat serta dukungan luar biasa yang ia terima dari pemerintah daerah dan masyarakat. “Terima kasih yang mendalam atas sambutan hangat dan dukungan yang tak henti-hentinya diberikan oleh seluruh masyarakat bali khususnya masyarakat Kabupaten Badung. Dukungan ini menjadi energi dan kekuatan tersendiri bagi saya,” ungkapnya.
Sebagai sosok yang memiliki visi kuat di bidang seni dan lingkungan, Victoria berkomitmen untuk mengemban amanah tersebut dengan kerja keras. Ia berjanji akan memberikan kontribusi nyata melalui berbagai program strategis demi kemajuan daerah dan bangsa di masa depan.
Sementara itu, Bupati Adi Arnawa secara menyampaikan bahwa prestasi ini membawa kebanggaan besar bagi masyarakat Bali. “Selamat atas keberhasilan adik Victoria meraih gelar Puteri Indonesia Lingkungan 2026. Prestasi ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga kebanggaan besar bagi seluruh masyarakat Bali,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa ajang Puteri Indonesia merupakan wadah strategis untuk menyuarakan isu sosial dan lingkungan, melainkan bukan sekadar kompetisi kecantikan. Ia berharap Victoria dapat mengoptimalkan perannya sebagai duta daerah.
“Saya berharap dengan gelar barunya ini, Victoria dapat menjadi duta yang handal, tidak hanya bagi Bali dan Indonesia, tetapi juga menjadi suara yang kuat untuk menyuarakan pentingnya pelestarian lingkungan hidup serta mempromosikan kekayaan seni dan budaya kita ke kancah yang lebih luas,” ucapnya. (Parwata/balipost)










