Dua pohon berukuran besar tumbang dan menghancurkan tembok panyengker Pura Dalem Pingit, Banjar Mantring, Desa Petak Kaja. (BP/istimewa)

​GIANYAR, BALIPOST.com – Cuaca ekstrem kembali memicu musibah di wilayah Gianyar. Dua pohon berukuran besar tumbang dan menghancurkan tembok panyengker Pura Dalem Pingit yang berlokasi di Banjar Mantring, Desa Petak Kaja, Kecamatan Gianyar, Kamis (23/4).

​Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.35 WITA tersebut bermula saat hujan gerimis disertai angin kencang melanda kawasan tersebut.

Menurut keterangan warga, I Wayan Suadnyana (46), dirinya sempat mendengar suara gemuruh keras yang bersumber dari arah pura. Saat diperiksa, pohon jenis gaharu dan kresek setinggi 35 meter telah rebah menimpa struktur bangunan pura.

Baca juga:  Bupati Gede Dana Tinjau Pemeliharaan Jalan di Desa Datah

​Dua pohon yang tumbang tersebut diperkirakan memiliki diameter mencapai 2 meter. Material pohon yang besar mengakibatkan kerusakan signifikan pada tembok panyengker.

​Kapolsek Gianyar, Kompol I Made Adi Suryawan Jumat (24/4), mengungkapkan bahwa meskipun kerusakan bangunan cukup parah, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Kerugian materiil yang diderita oleh pangempon pura, yang diwakili oleh Bendesa Adat Mantring, I Nyoman Maker, ditaksir mencapai Rp50 juta.

Baca juga:  Ruang Terbuka Hijau GOR Kebo Iwa Digarap

​”Berdasarkan pengecekan di lapangan, tumbangnya pohon diduga kuat akibat kondisi akar yang sudah lapuk, yang kemudian tidak mampu menahan beban saat diterjang angin kencang dan hujan,” ujar Kompol Adi Suryawan.

​Merespons laporan warga, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Gianyar dan personel Polsek Gianyar yang dipimpin oleh Iptu I Komang Iwan Setiawan tiba di lokasi pada pukul 15.50 WITA. ​Bersama warga setempat, petugas melakukan gotong royong memotong batang dan dahan pohon menggunakan gergaji mesin guna membersihkan area pura yang tertutup material kayu.

Baca juga:  Intensitas Hujan Tinggi, Karangasem Dilanda Belasan Pohon Tumbang

​Atas kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat Gianyar untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat intensitas hujan dan angin kencang yang sulit diprediksi belakangan ini. ​”Kami meminta warga untuk lebih memperhatikan kondisi pohon-pohon besar di lingkungan sekitar, terutama yang sudah tua atau lapuk, agar segera dilakukan pemangkasan demi mencegah terjadinya hal serupa di kemudian hari,” pungkas Kapolsek Gianyar. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN