
SINGARAJA, BALIPOST.com – Rencana pembangunan SMP Negeri 7 Tejakula mulai memasuki tahap awal dengan peninjauan lahan yang akan dijadikan lokasi sekolah baru oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan sebelum proses pembangunan dilanjutkan ke tahap perencanaan teknis.
Lahan yang diproyeksikan itu berada di Dusun Alapsari, Desa Adat Bangkah, Desa Pacung, Kecamatan Tejakula. Dengan luas sekitar 1 hektare, lokasi tersebut dinilai cukup representatif untuk mendukung pembangunan sarana dan prasarana pendidikan menengah yang memadai bagi masyarakat sekitar.
Kepala Disdikpora Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata usai meninjau lahan pada Jumat (17/4), mengatakan, pembangunan SMPN 7 Tejakula merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam menjawab permasalahan kepadatan peserta didik yang terjadi di SMPN 4 Tejakula, yang berlokasi di Desa Bondalem. Ia menambahkan, berdasarkan proyeksi awal, SMPN 7 Tejakula direncanakan mampu menampung sekitar 160 siswa baru yang akan terbagi dalam lima rombongan belajar (rombel). Kehadiran sekolah baru ini diharapkan dapat memperkuat pemerataan akses pendidikan di wilayah Kecamatan Tejakula.
“Pembangunan ini merupakan langkah strategis untuk mengurai kepadatan peserta didik di SMPN 4 Tejakula. Dengan adanya SMPN 7 Tejakula, kami berharap proses pembelajaran dapat berjalan lebih efektif, dengan rasio kelas yang ideal dan kualitas layanan pendidikan yang semakin meningkat,” ujarnya di sela-sela peninjauan.
Pascapeninjauan lahan tersebut, Disdikpora Buleleng akan segera menindaklanjuti dengan penyusunan master plan pembangunan secara menyeluruh. Perencanaan itu mencakup tata letak bangunan, fasilitas penunjang, hingga estimasi kebutuhan anggaran yang diperlukan. “Ke depan, pembangunan ini akan mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan fasilitas pendidikan yang lebih merata, khususnya di wilayah Tejakula,” tandasnya. (Yudha/balipost)










