
GIANYAR, BALIPOST.com – Kemeriahan Pekan Budaya Gianyar dalam rangka HUT ke-255 Kota Gianyar tidak menyurutkan standar kebersihan di jantung kota. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar menerjunkan personel khusus untuk memastikan Alun-alun Gianyar tetap bersih dan tertata meski dipadati ribuan pengunjung.
Berdasarkan pantauan di lapangan Rabu (15/4) malam, petugas DLH tampak sigap menyisir area Alun-alun. Tak sekadar mengangkut, petugas secara aktif membantu memilah sampah yang dihasilkan dari aktivitas masyarakat sejak sore hingga malam hari.
Guna meningkatkan efektivitas pengelolaan, DLH menerapkan sistem pemilahan sampah ke dalam enam kategori utama di lokasi acara, yaitu organik, residu, botol dan gelas, kresek dan bening, kardus dan duplex serta sisa makanan.
Jafung Ahli Muda Pengendali Dampak Lingkungan DLH Kabupaten Gianyar, I Wayan Subawa, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk pengawasan sekaligus edukasi langsung kepada masyarakat.
“Pemilahan sampah ini sangat penting untuk memudahkan proses pengolahan selanjutnya. Kami ingin masyarakat semakin sadar dan peduli bahwa sampah yang terpilah memiliki nilai dan penanganan yang berbeda,” ujar Subawa.
Untuk menjangkau seluruh area Alun-alun, DLH menyiagakan personel yang terdiri dari ASN dan tenaga lapangan dari Satgas Percepatan Pengelolaan Sampah Gianyar. Petugas disebar di 8 titik lokasi strategis, di mana setiap titik telah dilengkapi dengan 6 jenis tempat sampah terpilah.
Setiap harinya, sebanyak 8 orang personel satgas dan 10 tenaga lapangan bertugas secara bergiliran. Selain melakukan pengawasan dan pengumpulan, mereka juga berperan sebagai agen edukasi yang mengarahkan pengunjung agar membuang sampah sesuai kategorinya.
Langkah preventif ini diharapkan dapat menekan volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) serta menciptakan budaya bersih di tengah euforia perayaan HUT Kota. Dengan keterlibatan aktif petugas di lapangan, Pekan Budaya Gianyar sukses menyuguhkan hiburan rakyat yang nyaman, estetik, dan tetap berwawasan lingkungan. (Wirnaya/balipost)










