Petugas berupaya mengangkat sampah yang terkumpul di aliran Tukad Badung, Denpasar. Volume sampah yang diangkat dari aliran sungai ini di wilayah Kota Denpasar mengalami peningkatan. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Koran Bali Post pada hari ini, Rabu (8/4) menerbitkan beragam berita yang terjadi di seputar Bali dan Indonesia.

Dari timbulan sampah sungai di Denpasar naik 15,92 persen hingga Samsat ‘drive thru’ di Ubung.

1. Timbulan Sampah Sungai di Denpasar Naik 15,91 Persen

Denpasar (Bali Post) –

Sejak adanya larangan membuang sampah organik ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung, timbulan sampah di sungai di Denpasar mengalami kenaikan.

Kenaikan mencapai 15,91 persen dibandingkan rata-rata timbulan sampah pada hari-hari biasa.

2. WFH, Inspektorat Minta ASN Tetap Siaga

Denpasar (Bali Post) —

Baca juga:  Wanita Hamil dan PIL-nya Ditusuk

Pemerintah Provinsi Bali mulai menerapkan kebijakan work from home (WFH) pada Jumat (10/4) ini.

Namun, ASN tetap diminta siaga jika sewaktu-waktu dipanggil untuk mendampingi pemeriksaan keuangan oleh Badan Pemeriksa Keuangan.

Kepala Inspektorat Provinsi Bali, Ida Bagus Gede Sudarsana, menegaskan bahwa prinsip
utama dari penerapan WFH adalah tidak boleh ada pekerjaan yang tertunda.

Seluruh kepala perangkat daerah diwajibkan memastikan program dan kegiatan tetap berjalan sesuai rencana.

“WFH boleh, tapi pekerjaan harus tetap tuntas. Tidak ada alasan kegiatan tertunda,”
tegasnya, Selasa (7/4).

3. Bukan TPA Baru, Klungkung Disiapkan Jadi Lahan Serap Kompos Denpasar

Baca juga:  Pertumbuhan Cukup Tinggi, Segini Tingkat Kepadatan Penduduk di Denpasar

Denpasar (Bali Post) —

Polemik rencana pengiriman sampah organik ke Kabupaten Klungkung akhirnya diluruskan oleh Gubernur Bali, Wayan Koster.

Ia menegaskan, tidak ada skema pembangunan tempat pembuangan akhir (TPA) baru di wilayah tersebut.

Yang disiapkan justru lahan untuk menyerap hasil olahan sampah berupa material kompos.

4. Sisa Alokasi KUR di Bali Rp8 Triliun

Denpasar (Bali Post) –

Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Bali mendorong penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Provinsi Bali lebih banyak mengalir ke sektor produktif seperti pertanian, perikanan, dan industri kecil, mengingat alokasi KUR tahun 2026 masih cukup besar.

Baca juga:  Kasus Lakalantas Bali Tinggi, Ratusan Nyawa Melayang Sia-sia di Jalan

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Bali, Supendi mengatakan total plafon KUR untuk Bali pada tahun 2026 mencapai Rp10,94 triliun.
Berdasarkan data hingga 28 Februari 2026, penyaluran baru mencapai Rp2,2 triliun sehingga masih tersedia ruang penyaluran sekitar Rp8 triliun lebih hingga akhir tahun.

5. Samsat “Drive Thru” di Ubung

Denpasar (Bali Post) –

Selain di Sesetan, samsat drive thru juga akan diadakan di kawasan Denpasar Utara, tepatnya di Terminal Ubung.

Rencana tersebut direalisasikan tahun ini yang saat ini progres pembangunannya sudah masuk tahap tender fisik. (*)

BAGIKAN