Ketua Harian KONI Buleleng, Putu Nova Putra dan Sekum Pabersi Buleleng, Ketut Widi Sandiada saat memberikan penjelasan. (BP/yud)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Kabar terkait atlet angkat berat asal Buleleng, I Gede Wahyu Surya Wiguna belakangan menjadi perhatian publik, terutama di media sosial. Hal ini bermula dari unggahan pribadi sang atlet yang mengungkapkan kekecewaannya karena belum dapat mengikuti kejuaraan dunia yang direncanakan berlangsung di Druskininkai, Lithuania.

Dalam unggahan tersebut, Wahyu menyampaikan bahwa dirinya belum bisa berpartisipasi dalam ajang tersebut karena belum memperoleh rekomendasi yang diperlukan. Ia juga menyinggung adanya persyaratan dana jaminan yang menurutnya cukup besar yang mencapai Rp339 juta.

Terkait hal ini, Sekretaris Umum Pabersi Buleleng, Ketut Widi Sandiada yang dikonfirmasi, Senin (5/4), menjelaskan bahwa Wahyu sebelumnya memang menerima undangan dari International Powerlifting Federation (IPF) untuk mengikuti kejuaraan dunia. Menindaklanjuti hal tersebut, Wahyu telah mengajukan permohonan rekomendasi melalui Pengkab dan Pengprov Pabersi.

Baca juga:  Sempat Melarikan Diri, Perempuan Dengan Rapid Test Reaktif Dikarantina

Namun demikian, hingga batas akhir pendaftaran, rekomendasi dari PB Pabersi belum diterbitkan. Disebutkan pula bahwa situasi ini tidak hanya dialami oleh Wahyu, tetapi juga oleh beberapa atlet lainnya. Pihaknya menyampaikan bahwa mereka belum memperoleh informasi rinci mengenai alasan tidak keluarnya rekomendasi.

Mengenai dana jaminan yang menjadi perhatian, dijelaskan bahwa hal tersebut berkaitan dengan kebutuhan tes doping sesuai ketentuan World Anti-Doping Agency (WADA). Dana tersebut bersifat titipan, yang akan digunakan apabila terjadi pelanggaran, dan akan dikembalikan apabila tidak terdapat masalah. “Itu semua sudah sesuai dengan aturan kejuaraan. Tidak ada pungli seperti yang ramai di media sosial,” kata Widi.

Baca juga:  Cek ke Lokasi, Ini Keputusan Bupati Tamba Soal Pembangunan Pabrik B3 Medis

Sementara itu, Ketua Harian KONI Buleleng, Putu Nova Putra menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap Wahyu sebagai atlet berprestasi. Ia menyebutkan bahwa Wahyu telah menunjukkan capaian yang membanggakan, termasuk prestasi di tingkat internasional.

KONI Buleleng, menurutnya, terus berupaya memberikan dukungan kepada para atlet daerah, termasuk dalam proses komunikasi dan fasilitasi keikutsertaan dalam berbagai kejuaraan. Namun, terkait rekomendasi kejuaraan dunia, dijelaskan bahwa hal tersebut merupakan kewenangan organisasi di tingkat pusat.

Baca juga:  FOPI Denpasar akan Gelar Pelatihan dan Kejuaraan Terbuka

“Kami di daerah tentunya mendukung dan mendorong atlet agar bisa berprestasi di level yang lebih tinggi. Namun, untuk proses administrasi seperti rekomendasi, kewenangannya berada di pusat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa perhatian dan dukungan tidak hanya diberikan kepada satu atlet, melainkan kepada seluruh atlet yang berada di bawah naungan KONI Buleleng. (Yudha/balipost)

 

BAGIKAN