Petugas mengamati gedung KONI Sario yang rusak akibat gempa magnitudo 7,6 di Manado, Sulawesi Utara, Kamis (2/4/2026). (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – Basarnas sementara ini mencatat satu warga di Manado meninggal dunia akibat gempa bumi bermagnitudo 7,6 yang bersumber dari wilayah tenggara Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara, Kamis pagi (2/4).

Juru Bicara Kantor SAR Manado Nuriadin Gumeleng mengatakan korban meninggal seorang perempuan, DL (70), akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

“Korban meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan gedung dan telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara,” katanya dikutip dari Kantor Berita Antara.

Baca juga:  Kerusakan Akibat Gempa 5,6 SR Guncang Bali

Ia menjelaskan gempa menyebabkan kerusakan sejumlah bangunan di Kota Manado, salah satunya Gedung Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setempat yang dilaporkan mengalami keruntuhan pada beberapa bagian.

Selain korban meninggal, Basarnas juga menerima laporan adanya dugaan korban lain yang masih dalam proses pendataan.

“Ada informasi dua korban yang melompat dari bangunan, namun masih kami dalami,” katanya.

Nuriadin mengatakan pasca-gempa, sebagian masyarakat di wilayah pesisir, seperti Bitung dan Minahasa Tenggara, telah melakukan evakuasi mandiri, menyusul informasi potensi tsunami.

Baca juga:  KPK Geledah Kantor Bupati Pemalang

Meski demikian, aktivitas masyarakat di Kota Manado secara umum mulai kembali normal.

Basarnas memastikan terus melakukan pemantauan dan pendataan di lapangan guna memastikan kondisi terkini serta penanganan terhadap korban terdampak gempa. (kmb/balipost)

BAGIKAN