Gempa di darat mengguncang Buleleng pada Kamis (23/4). (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Gempa di darat mengguncang Buleleng pada Kamis (23/4) pukul 05:34:44 WITA. Getarannya terasa hingga Tabanan.

Menurut Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar, Cahyo Nugroho, SE, S.Si, hasil analisa menunjukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan M 3.8. Episenter terletak pada koordinat 8,21° LS; 115,02° BT, atau tepatnya berlokasi di *darat* pada jarak 13 km Barat Daya Buleleng, Bali pada kedalaman 10 km.

Baca juga:  Peringati Hari Kemerdekan RI ke-77, Gubernur Koster Serahkan Remisi di Lapas Kelas IIA Kerobokan

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif di darat,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Dampak gempabumi berdasarkan estimasi peta guncangan dan laporan masyarakat, dirasakan di wilayah Buleleng dan Tabanan dengan skala III MMI. Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan tsunami dengan sumber gempabumi tektonik menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” tegasnya.

Baca juga:  Sejak 3 Bulan Terakhir Ini, Seribuan Naker Kapal Pesiar Bali Sudah Berangkat

Hingga pukul 06:00 WITA, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan. (Ketut Winata/balipost)

BAGIKAN