
BANGLI, BALIPOST.com – Pembangunan Bangli Sport Center bakal kembali dilanjutkan tahun ini dengan alokasi anggaran sebesar Rp30 miliar. Proyek yang kini berada di bawah Dinas PUPRPerkim Bangli tersebut akan difokuskan pada pembangunan tribun sisi barat dan penyempurnaan lintasan atletik standar nasional.
Kepala Dinas PUPRPerkim Bangli, Dewa Agung Suryadarma, pihaknya telah melakukan evaluasi perencanaan setelah pengalihan proyek dari Disdikpora. Evaluasi ini bertujuan menyelaraskan progres pekerjaan lapangan dengan ketersediaan anggaran daerah.
“Tahun ini fokus kita adalah pembangunan tribun barat dan peningkatan lintasan atletik. Lintasan yang ada sekarang baru lapisan dasar, nanti akan ditambah lapisan lanjutan agar memenuhi standar nasional,” ujar Suryadarma.
Meski pengerjaan terus berlanjut, Suryadarma mengakui masih banyak fasilitas dalam master plan yang belum terealisasi, termasuk tribun yang dirancang mengelilingi area stadion serta fasilitas olahraga luar ruang (outdoor). Pembangunan sisa fasilitas tersebut akan dilakukan secara bertahap sesuai perencanaan dan menyesuaikan ketersediaan anggaran.
Anggaran Rp30 miliar ini khusus untuk tribun barat dan lintasan, belum termasuk tahap finishing. Ditargetkan proses pengadaan proyek sudah bisa berjalan mulai pekan ini.
Diberitakan sebelumnya tahun ini Pemerintah Kabupaten Bangli juga mengalokasikan anggaran Rp3,3 miliar pada tahun ini untuk memperluas area Bangli Sport Center. Perluasan dilakukan dengan penambahan lahan di sisi utara dan selatan agar lintasan atletik yang telah dibangun memenuhi standar internasional.
Kabid Pemuda dan Olahraga, Disdikpora Bangli I Gusti Ngurah Alit dalam wawancara beberapa waktu lalu mengungkapkan lahan yang akan dibebaskan mencakup dua titik di sisi utara dan selatan. Lahan tersebut milik warga dan subak yang luasnya masing-masing 30,5 are dan 13,9 are.
“Kami sudah rapat dengan tim pengadaan tanah dan menghadirkan pemilik lahan pada 29 Januari lalu. Sudah ada kesepakatan bersama mengenai ganti rugi,” jelasnya.
Dengan penambahan lahan tersebut nantinya total luas area sport center bertambah menjadi sekitar 5,6 hektare dari sebelumnya sekitar 5,5 hektare.
Perluasan lahan dilakukan guna memenuhi standar internasional. Saat ini lintasan atletik baru tersedia 6 lintasan. Untuk mencapai standar internasional, maka lintasan perlu ditambah agar menjadi 8 lintasan.
“Karena posisi lahan saat ini sudah sangat mepet, sehingga diperlukan penambahan lahan di sisi Utara dan selatan,” jelasnya. (Dayu Swasrina/balipost)










