Sekaa Drama Gong Kanti Budaya, Bangli pentas membawakan lakon "Beruk Sakti" dalam ajang PKB XLVII Tahun 2025, di Kalangan Ayodya, Senin (7/7) malam. (BP/Istimewa)

BANGLI, BALIPOST.com – Kabupaten Bangli tidak dapat berpartisipasi penuh dalam ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026 yang akan digelar Juni mendatang. Dari total 16 materi kesenian yang ada, Bangli dipastikan hanya mengikuti 10 materi.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli, I Wayan Dirga Yusa, Jumat (27/3), mengungkapkan bahwa keterbatasan anggaran menjadi kendala Pemkab Bangli ikut berpartisipasi penuh dalam PKB. Padahal, secara sumber daya manusia (SDM), Bangli diklaim mampu mengisi seluruh materi yang ada.

Baca juga:  Intensitas Gempa Meningkat, Warga Bhuana Giri Hari Ini Mulai Ngungsi

Ia mengakui bahwa hampir setiap tahun persoalan anggaran membuat Bangli absen dalam beberapa materi PKB.

Dengan anggaran Rp1,5 miliar, Bangli tahun ini hanya berpartisipasi pada 10 materi seni, di antaranya gong kebyar dewasa putra dan putri, gong kebyar anak-anak, baleganjur remaja, bapang barong, taman penasar, dan beberapa materi lainnya.

Sementara, jumlah seniman yang dilibatkan sebanyak 550 orang. “Jumlah materi yang diikuti tahun ini hampir sama dengan tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

Baca juga:  Rawan Bencana, Tiga Jalur Ini Diatensi saat Arus Mudik Lebaran

Meski materi yang diikuti terbatas, Bangli tetap berupaya menunjukan penampilan yang maksimal. Dirgayusa mengatakan sejak pertengahan Januari 2026, seniman telah menjalani latihan.

Pihaknya rutin melakukan evaluasi setiap dua minggu sekali guna memantau perkembangan latihan para seniman. (Dayu Swasrina/balipost)

BAGIKAN