Peserta napak tilas dilepas Bupati Buleleng. (BP/istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Semangat generasi muda dalam mengikuti kegiatan napak tilas serangkaian hari ulang tahun (HUT) Kota Singaraja terus meningkat. Hal ini terlihat dari jumlah peserta yang melonjak signifikan pada rangkaian HUT ke-422 tahun ini yang mencapai 71 regu. Jumlah ini naik sekitar 70 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya diikuti 42 regu.

Kegiatan Napak Tilas Panji Sakti secara resmi dilepas Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, dari Pura Yeh Ketipat, Rabu (25/3). Rute yang ditempuh sepanjang kurang lebih 21 kilometer, melintasi kawasan Wanagiri dan Ambengan, hingga berakhir di Tugu Tri Yudha Sakti.

Baca juga:  Pascakecewanya Dua Sekaa Gong Legendaris, Pemda Buleleng Pastikan Seniman Diprioritaskan

Bupati Sutjidra mengatakan, tingginya partisipasi peserta menunjukkan bahwa perayaan HUT Kota Singaraja, khususnya kegiatan napak tilas, sangat dinantikan masyarakat. Terlebih, seluruh SMA dan SMK dari sembilan kecamatan di Kabupaten Buleleng turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

“Ini luar biasa. Semangat peserta meningkat sampai 70 persen dari tahun lalu. Ini menandakan perayaan HUT Kota Singaraja sangat ditunggu-tunggu, khususnya napak tilas ini,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan napak tilas tidak hanya menjadi ajang perjalanan fisik, tetapi juga sarana edukasi sejarah bagi generasi muda. Para peserta diajak menelusuri jejak perjuangan Ki Barak Panji Sakti sebagai tokoh pendiri Buleleng. “Generasi muda ingin mengetahui dan mengeksplorasi perjalanan Ki Barak Panji Sakti. Dari Pura Yeh Ketipat hingga Sukasada, inilah cikal bakal berdirinya Kota Singaraja,” jelasnya.

Baca juga:  H-3 Natal, Arus Penyeberangan di Gilimanuk Ramai Lancar

Selain memberikan pemahaman sejarah, panitia juga menyiapkan peningkatan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas tingginya antusiasme peserta. Pemerintah berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan rasa bangga generasi muda terhadap daerahnya, sekaligus memperkuat pemahaman akan sejarah panjang pembangunan Buleleng.

Salah satu peserta, Putu Agus Suryawan, siswa kelas XI SMKN 2 Singaraja, mengaku antusias mengikuti kegiatan ini. Ia menyebut keikutsertaannya tidak hanya untuk meraih prestasi, tetapi juga menambah wawasan.

Baca juga:  Habis Masa Retensi, Dishub Gianyar Musnahkan Ribuan Arsip

“Ini pertama kali saya ikut. Selain ingin meraih juara, saya juga ingin lebih memahami sejarah Ki Barak Panji Sakti sebagai raja Buleleng. Lewat napak tilas ini, saya bisa belajar langsung tentang perjalanan beliau,” ungkapnya. (Yudha/balipost)

 

BAGIKAN