Pemeriksaan surat-surat kendaraan, Minggu (22/3), oleh Polres Jembrana di pintu masuk Bali, Pelabuhan Gilimanuk. (BP/istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com– Pergerakan arus balik Idulfitri 2026 dari Pulau Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, mulai meningkat pada Minggu (22/3). Mengantisipasi potensi masuknya barang terlarang ke Bali, aparat kepolisian memperketat pengawasan dengan menurunkan puluhan personel serta dukungan anjing pelacak.

Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, Minggu (22/3), mengatakan, pengamanan yang semula difokuskan di jalur masuk Pelabuhan Gilimanuk kini digeser untuk pemeriksaan di pintu masuk Bali. Polres menempatkan sekitar 30 personel di Pos II Pelabuhan Gilimanuk guna melakukan pemeriksaan secara intensif.

Upaya ini dilakukan guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Baca juga:  Singapura akan Bebaskan Pelancong dari Karantina COVID-19

Menurutnya, arus kendaraan yang didominasi sepeda motor dan mobil pribadi sudah terlihat meningkat sejak Minggu pagi. Seluruh kendaraan, penumpang, hingga barang bawaan diperiksa secara menyeluruh sebelum diizinkan masuk ke Bali.

Selain pemeriksaan manual, petugas juga memanfaatkan sejumlah peralatan pendukung, seperti kaca pemeriksa bagian bawah kendaraan (mirror detector) serta bantuan unit K-9 untuk mendeteksi barang mencurigakan. “Pemeriksaan difokuskan pada kelengkapan dokumen kendaraan serta barang bawaan penumpang,” ujarnya.

Meski pengawasan diperketat, proses pemeriksaan tetap diatur agar berjalan lancar. Arus kendaraan yang datang secara bertahap dimanfaatkan untuk menghindari antrean panjang yang berpotensi mengganggu aktivitas di pelabuhan.

Baca juga:  Bayi Perempuan Masih Bertali Pusar Ditemukan Dekat Rumah Nana Mirdad

Peningkatan arus balik ini diperkirakan sebagai dampak dari tingginya jumlah pemudik yang sebelumnya meninggalkan Bali. Data Posko Gilimanuk mencatat, hampir setengah juta orang telah menyeberang ke Pulau Jawa selama periode angkutan Lebaran tahun ini.

Berdasarkan data PT ASDP lintas Ketapang–Gilimanuk, jumlah penumpang dari Bali ke Jawa sejak H-10 hingga H-1 Lebaran mencapai 494.678 orang, meningkat sekitar 5,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 470.036 orang.

Sementara itu, jumlah kendaraan yang keluar dari Bali mencapai 158.364 unit atau naik 6,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 149.198 unit. Angka tersebut diperkirakan akan kembali masuk ke Bali secara bertahap dalam beberapa hari ke depan seiring arus balik yang terus berlangsung.

Baca juga:  Kasus Wamenaker Ebenezer, KPK Sita Ratusan Juta Rupiah dan Ribuan Dolar

Selain itu, sejak akhir pekan lalu arus masuk kendaraan pribadi juga meningkat dengan tujuan wisata di Bali. Dari pantauan di Gilimanuk sejak dibukanya pelabuhan pasca-Nyepi, kendaraan roda empat pribadi dengan pelat nomor sejumlah daerah di Pulau Jawa banyak yang masuk.

Sebagian besar, kendaraan roda empat ini berasal dari wilayah Jawa Timur seperti Surabaya dan Malang. Warga yang masuk Bali ini memanfaatkan waktu libur panjang Lebaran untuk liburan. (Surya Dharma/balipost)

BAGIKAN