
SINGASANA, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui dinas perhubungan telah mempersiapkan rekayasa lalu lintas di pusat kota jelang pelaksanaan Festival Singasana III, pada 15 Maret 2026. Bahkan, rekayasa lalu lintas sudah diberlakukan sejak tanggal 13 maret 2026 untuk pemasangan mendukung sarana upacara Tawur Kasanga.
Kepala Dinas Perhubungan Tabanan, I Made Murdika mengatakan, penyesuaian arus kendaraan sudah mulai diterapkan sejak 13 Maret. Saat ini sejumlah perlengkapan untuk pelaksanaan tawur dalam rangkaian festival mulai dipasang di lokasi kegiatan.
“Mulai tanggal 13 sudah ada penyesuaian arus karena kelengkapan untuk tawur mulai dipasang. Nanti akan dibuka kembali setelah festival selesai,” kata Murdika, Jumat (13/3).
Ia menjelaskan, pada hari puncak kegiatan 15 Maret, penutupan sejumlah ruas jalan akan dilakukan sejak pagi hari. Kebijakan itu diambil untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi acara.
Dishub Tabanan juga menyiapkan skema pengalihan arus kendaraan. Dari arah utara Penebel, kendaraan dialihkan menuju Jalan Subamia lalu ke Jalan Rajawali. Sementara kendaraan dari Tuakilang menuju Kota Tabanan diarahkan melalui Simpang LP ke arah barat.
Kendaraan dari arah barat dialihkan menuju Jalan Gajah Mada Barat sisi utara. Adapun kendaraan dari arah timur menuju Penebel dialihkan melalui Jalan Cendrawasih. Selain pengalihan arus, pemerintah daerah menyiapkan sejumlah titik parkir. Parkir VIP ditempatkan di halaman parkir BPD, sedangkan parkir SKPD dipusatkan di Kantor Bupati Tabanan.
Sementara itu, parkir peserta dan masyarakat disiapkan di Pasar Transit, Setra Tabanan, serta di sepanjang Jalan Cendrawasih. Adapun truk pengangkut ogoh-ogoh peserta festival diarahkan parkir di kawasan TMP.
Murdika mengimbau, masyarakat memperhatikan rambu dan arahan petugas di lapangan selama rekayasa lalu lintas diberlakukan. “Kami harapkan masyarakat bisa menyesuaikan rute perjalanan agar kegiatan festival berjalan lancar,” ujarnya. (Puspawati/balipost)






