Sejumlah pasien maupun keluarga pasien menunggu pengambilan obat di loket farmasi RSUD Wangaya Denpasar. RSUD ini telah melakukan persiapan dan skema pelayanan pada pelaksanaan Nyepi. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pelayanan rumah sakit menjadi kebutuhan vital yang tetap harus beroperasi saat Hari Suci Nyepi. Demikian juga RSUD Wangaya telah melakukan persiapkan hingga skema pelayanan saat Nyepi Tahun Saka 1948 pada 19 Maret 2026 nanti.

Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Wangaya, dr. I Wayan Edy Wirawan saat ditemui, Rabu (11/3) mengatakan SDM telah disiapkan di setiap unit dengan total 145 petugas yang akan standby saat Nyepi. “Petugas ini akan siap mulai jaga pukul 04.00 WITA hingga esoknya saat ngembak geni,” katanya.

Baca juga:  Kasus LSD di Buleleng Bertambah, Opsi 'Lockdown' Desa Disiapkan

Untuk kesiapan masing-masing unit, pertama dari isi kegawat daruratan pihaknya menyiapkan operasional IGD 24 jam. Dalam pelayanan IGD juga telah dipersiapkan SDM yang terdiri dari 6 orang dokter umum, 7 orang perawat ditambah 3 orang bidan.

Selanjutnya pada Instalasi Bedah Sentral (IBS) juga telah dipersiapkan untuk kegiatan operasi dengan dokter-dokter yang standby. “Ada juga dokter konsultan yang memang bersiap dari rumah,” ungkapnya.

Kemudian dari sisi sarana dan prasarana, ketersediaan oksigen telah disiapkan untuk layanan IGD termasuk saat pengerupukan. Obat-obat juga disiapkan dengan jumlah yang memadai agar tidak sampai kekurangan saat penyepian. “Dari sisi pemenuhan gizi kami sudah berkoordinasi bahwa petugas jaga sudah memastikan kesiapan sehingga tidak kesulitan mendapati layanan makanan,” terang dr. Edy.

Baca juga:  Jangan Sampai Nyepi Dinodai Segelintir Orang

Untuk lampu-lampu penerangan, pihaknya memfokuskan pencahayaan yang memadai di IGD yang memerlukan pencahayaan cukup. Untuk lampu-lampu taman dipilih yang tidak terlalu terang sehingga pelaksanaan Nyepi juga tetap berlangsung hikmat. (Widiastuti/balipost)

BAGIKAN