
DENPASAR, BALIPOST.com – Polsek Denpasar Timur (Dentim) melakukan sosialisasi dan memberikan imbauan terkait malam takbiran saat hari raya Nyepi. Warga diharapkan bersama-sama menjaga keharmonisan serta keamanan sehingga pelaksanaan kegiatan keagamaan tersebut berlangsung dengan aman dan damai.
“Saat hari raya Nyepi, teknis pengawasan di wewidangan desa atau kelurahan dilakukan oleh pacalang. Terkait dengan pelaksanaan malam takbiran, disesuaikan dengan keputusan bersama FKUB. Kami dari Polsek Dentim telah melaksanakan upaya-upaya, sosialisasi ke banjar-banjar dan berkoordinasi dengan jero bendesa maupun tokoh agama Islam,” kata Kapolsek Dentim, Kompol Ketut Tomiyasa, Selasa (10/3).
Menurut Kompol Tomiyasa, pada Senin (9/3), dilaksanakan rapat koordinasi dengan Forkopimcam Denpasar Timur di Kantor Camat Dentim terkait kesiapan pengamanan dan antisipasi seluruh rangkaian kegiatan hari raya Nyepi maupun Idul Fitri. Untuk rangkaian Nyepi, pengamanan kegiatan mulai dari upacara melasti dan sudah diatur jadwalnya.
Untuk wilayah Kota Denpasar pada 16 dan 17 Maret 2026, bertempat di Pantai Padanggalak. Pengamanan melibatkan unsur TNI dan Polri yaitu Babinsa serta Bhabinkamtibmas. Sementara, pacalang dan dinas instansi terkait untuk mengamankan rute yg akan dilalui, termasuk pengamanan di lokasi kegiatan dipantau personel patroli Polsek Dentim.
“Untuk kegiatan tawur agung di Catur Muka dan pawai ogoh-ogoh, secara teknis pengamanan diatur Polresta Denpasar dengan melibatkan kekuatan maksimal sampai kegiatan berakhir,” tutupnya. (Kerta Negara/balipost)










