Angin puting beliung terjang Desa Wanagiri mengakibatkan enam rumah rusak. (BP/istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Hujan deras yang disertai angin kencang memicu terjadinya angin puting beliung di Dusun Asah Panji, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, pada Kamis (5/3) sore. Peristiwa tersebut menyebabkan enam rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap yang diterbangkan angin.

Perbekel Desa Wanagiri, Made Suparanton, saat dikonfirmasi Jumat (6/3) membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.40 Wita. Sejak pagi hari, wilayah Desa Wanagiri memang diguyur hujan deras yang disertai angin kencang.

“Angin datang cukup kencang saat hujan deras turun. Tiba-tiba atap beberapa rumah warga terangkat dan beterbangan sehingga mengalami kerusakan,” jelasnya.

Baca juga:  Cara Menaklukkan Hati Setiap Zodiak

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, warga sempat panik dan trauma akibat terjangan angin yang datang secara tiba-tiba. “Tidak ada warga yang mengungsi. Mereka hanya memanfaatkan kamar lain yang tidak terdampak untuk beristirahat sementara,” tambahnya.

Adapun enam warga yang rumahnya terdampak yakni Wayan Agus Ari Sandi, I Kadek Budiarta, I Wayan Darmawan, I Wayan Sunada, Nyoman Rami, dan Ketut Merta. Dari enam rumah tersebut, kerusakan terparah dialami rumah milik I Kadek Budiarta dan I Wayan Sunada. Sebagian besar atap rumah yang menggunakan genteng maupun seng dengan rangka kayu hancur dan diterbangkan angin.

Baca juga:  Surat Suara Yang Dibagikan Lebih Awal di Taiwan Rusak

Sebagai penanganan sementara, warga bersama aparat desa menutup bagian atap rumah yang rusak menggunakan terpal untuk mencegah air hujan masuk ke dalam rumah.

Pemerintah Desa Wanagiri juga telah berkoordinasi dengan Desa Adat Wanagiri, relawan Destana Wanagiri, serta BPBD Buleleng untuk melakukan peninjauan dan pengecekan lebih lanjut. Rencananya, proses pendataan dan penanganan akan dilanjutkan pada Jumat pagi karena saat kejadian cuaca masih buruk dan hari sudah menjelang malam.

Baca juga:  Lima Kabupaten/kota Laporkan Tambahan Korban Jiwa COVID-19

Sementara itu, bencana angin puting beliung juga dilaporkan terjadi di wilayah lain di Kabupaten Buleleng. Di Dusun Desa, Desa Puncaksari Kelod, Kecamatan Busungbiu, angin kencang merusak atap rumah milik warga bernama I Nyoman Tarka.

“Di Busungbiu juga ada satu rumah warga yang atapnya rusak akibat diterjang angin kencang. Saat ini penanganan sementara juga dilakukan oleh warga setempat,” pungkasnya. (Yuda/balipost)

 

BAGIKAN