
BANGLI, BALIPOST.com – Sebuah truk bermuatan pasir terguling di Jalan Raya Jurusan Penelokan – Kedisan, tepatnya di tanjakan atas Restoran Caldera, Desa Kedisan, Kintamani, Minggu (1/3).
Peristiwa tersebut terjadi setelah truk mengalami patah as pendek saat menanjak, sehingga kendaraan mundur dan terguling hingga menutupi setengah badan jalan.
Peristiwa kecelakaan tunggal (Out of Control) itu bermula saat truk putih bernomor polisi DK 8070 PB yang dikemudikan Dedik Arianto melaju dari arah timur menuju barat. Saat melintasi tanjakan, as pendek kendaraan tersebut patah.
Akibat kerusakan tersebut, truk tak bisa menanjak dan bergerak mundur hingga akhirnya terguling. Posisi truk yang terbalik menutupi setengah badan jalan di sisi kiri sempat mengganggu arus lalu lintas di jalur tersebut.
Kanit Lantas Polsek Kintamani Iptu I Nengah Bagiadnyana mengatakan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian kecelakaan tersebut. Kerugian dipastikan hanya bersifat materiil. “Tadi jalur masih bisa dilalui, saat penanganan kami berlakukan sistem buka tutup arus sementara,” ujarnya.
Pihaknya menyesalkan masih adanya truk material yang melintas pada siang hari, terutama saat akhir pekan yang ramai wisatawan. Bagiadnyana mengatakan pihaknya telah berulang kali memberikan imbauan, teguran, hingga tindakan tilang agar truk material tidak naik di jalur itu siang hari guna menghindari kemacetan.
“Kalau malam hari kami juga mengerti mereka cari nafkah, kalau landai kami lepas untuk naik. Tapi ini sudah dikasi malam, siang masih naik juga,” terangnya.
Bagiadnyana menambahkan, larangan melintas pada siang hari ini khusus menyasar truk pengangkut material, sementara truk muat sembako dan sayur tetap diperbolehkan. (ayu Swasrina/balipost)










