Seleksi awal calon Paskibraka Tahun 2026 di Kabupaten Tabanan. (BP/istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Penjaringan awal calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 di Kabupaten Tabanan telah dimulai. Dari 4.424 siswa kelas X yang mengikuti penjaringan, sebanyak 314 siswa dinyatakan lolos standar tinggi dan berat badan. Mereka berhak melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya.

Tahapan awal seleksi yang digelar Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Tabanan itu berlangsung pada 23–26 Februari 2026. Kegiatan ini melibatkan 22 SMA, SMK, dan MA se-Tabanan dengan fokus pada verifikasi administrasi serta pemeriksaan fisik dasar sesuai ketentuan nasional pembentukan Paskibraka.

Baca juga:  Manfaatkan Kearifan Lokal, Polda Deteksi Dini Munculnya Premanisme dan Narkoba

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Tabanan, I Putu Dian Setiawan menjelaskan, dari 314 siswa yang lolos, terdiri atas 241 siswa putra dan 73 siswa putri.

“Seleksi dilakukan ketat dan objektif sejak tahap awal. Paskibraka bukan hanya kebanggaan, tetapi menyangkut kesiapan fisik, disiplin, dan mental generasi muda,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (1/3).

Seleksi melibatkan tim pelatih dari Rindam IX/Udayana, unsur Kodim 1619/Tabanan, Polres Tabanan, Dinas Kesehatan, Tata Pemerintahan, serta Bakesbangpol Tabanan. Sebanyak 314 siswa yang memenuhi syarat tersebut selanjutnya diwajibkan melanjutkan pendaftaran melalui Aplikasi Transparansi Paskibraka mulai 27 Februari hingga 28 Maret 2026.

Baca juga:  Minimarket dan Toko Daging di Sanur Terbakar

Sistem berbasis aplikasi ini diterapkan untuk memastikan proses seleksi berjalan terbuka dan akuntabel. “Seluruh peserta yang lolos wajib mendaftar melalui aplikasi resmi. Ini komitmen kami menjaga transparansi dan profesionalisme,” tegasnya.

Tahapan lanjutan dijadwalkan berlangsung 6–9 April 2026. Peserta akan menjalani tes kesehatan lanjutan, kemampuan baris-berbaris, serta penilaian kepribadian dan wawasan kebangsaan. Diharapkan, paskibraka 2026 yang dihasilkan tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga berkarakter dan berjiwa nasionalisme. (Puspawati/balipost)

Baca juga:  Tindaklanjuti Permendagri, Pemkot Rancang Perwali Kependudukan

 

BAGIKAN