GIANYAR, BALIPOST.com – Bali United FC tetap optimistis meraih kemenangan saat menjamu Persijap Jepara pada pekan ke-23 BRI Super League 2025/26, Sabtu (28/2) malam di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Laga kandang kali ini terasa berbeda. Serdadu Tridatu harus bermain tanpa dukungan langsung suporter akibat sanksi dari insiden pada pertandingan sebelumnya kontra Persija Jakarta.

Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen, mengaku tidak menyukai situasi tersebut. Namun ia menegaskan timnya tetap fokus mengejar hasil maksimal.

Baca juga:  Ubud Dipadati Wisatawan saat Libur Lebaran, Okupansi Homestay Stagnan

“Laga tanpa suporter dan saya tidak menyukainya. Kehadiran suporter memberikan energi buat kami, namun karena situasi kami harus tetap maksimal di pertandingan,” ujar pelatih asal Belanda itu.

Selain tanpa dukungan tribun, Bali United juga dipastikan kehilangan bek andalan João Ferrari yang harus absen akibat kartu merah langsung pada laga sebelumnya. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Jansen telah menyiapkan sejumlah opsi di lini pertahanan, termasuk Tim Receveur dan Bagas Adi guna menjaga soliditas belakang.

Baca juga:  Penghentian Layanan Penerbangan AirAsia Indonesia Diperpanjang

Secara mental, Bali United punya modal positif. Pada pertemuan pertama musim ini di kandang Persijap (19/10/2025), Serdadu Tridatu sukses mencuri kemenangan 2-1 lewat gol Kadek Agung dan Jordy Bruijn.

Misi tiga poin tetap menjadi harga mati. Kick-off dijadwalkan pukul 21.30 WITA dan pertandingan dapat disaksikan secara langsung melalui Indosiar dan platform streaming Vidio. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN