
DENPASAR, BALIPOST.com – Persiapan pengamanan pawai ogoh-ogoh saat malam pengerupukan sehari sebelum Nyepi, terus dimatangkan Polresta Denpasar. Untuk menjaga pelaksanaan pawai ogoh-ogoh berlangsung aman dan kondusif, polresta melibatkan 1.200 personel gabungan terdiri dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta pecalang desa adat.
“Dalam rangka pengamanan saat Pengerupukan yaitu pawai ogoh-ogoh menyambut hari raya Nyepi di kawasan Catur Muka, Kota Denpasar, Polresta Denpasar melaksanakan pengamanan terpadu guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo David Simatupang, Selasa (24/2).
Kombes Leonardo mengatakan untuk pengamanan di kawasan Catur Muka, pihaknya dibantu Polda Bali untuk melaksanakan pengamanan terpadu guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Ribuan personel tersebut ditempatkan pada titik-titik strategis meliputi kawasan Catur Muka, jalur arak-arakan ogoh-ogoh, serta simpang dan akses utama menuju pusat kegiatan. Pengamanan tersebut meliputi pengaturan arus lalu lintas dan rekayasa jalur di sekitar lokasi kegiatan. Sterilisasi area pusat keramaian, patroli mobile dan penjagaan terbuka maupun tertutup. Pengamanan terpadu bersama instansi terkait dan unsur adat.
Polresta bersama instansi terkait menyiapkan kantong-kantong parkir, yakni di GOR Ngurah Rai, Jalan Veteran, Jalan Kaliasem dan sisi selatan Jalan Sugianyar.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi arahan petugas di lapangan, menjaga ketertiban, serta mengutamakan keselamatan selama rangkaian kegiatan berlangsung. Dengan sinergitas seluruh pihak, diharapkan pelaksanaan pengerupukan di kawasan Catur Muka dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” katanya. (Kerta Negara/balipost)










