
SEMARAPURA, BALIPOST.com – Bencana tanah longsor yang dipicu cuaca ekstrem terjadi di Banjar Behu, Desa Bunga Mekar, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, pada Minggu (22/2), sekitar pukul 22.30 WITA. Tembok panyengker rumah milik I Putu Marayasa (48) ambrol hingga menutup sebagian badan jalan. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Musibah ini terjadi sekitar pukul 22.30 WITA, ketika Putu Marayasa sedang beristirahat di dalam rumah. Pada saat itu sedang hujan, kemudian yang bersangkutan mendengar suara gemuruh menyerupai batu jatuh yang berasal dari pekarangan rumahnya.
Mendengar suara tersebut, korban segera keluar rumah untuk melakukan pengecekan dan menemukan tembok pekarangan rumah, tepatnya di bagian belakang sanggah, telah roboh. Akibat kejadian tersebut, material berupa batu dan tanah menutupi sebagian badan jalan.
Pascakejadian, pemilik rumah bersama warga sekitar secara gotong-royong membersihkan material batu dan tanah yang menutup akses jalan guna mencegah gangguan terhadap pengguna jalan serta menghindari potensi bahaya yang dapat timbul. Perkiraan kerugian materiil mencapai Rp30 juta.
Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu Dewa Nyoman Alit, S.H. mengatakan, anggota Polsek Nusa Penida sudah ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Untuk penanganan lebih lanjut, pemilik rumah telah berupaya mencari tukang guna melakukan perbaikan senderan yang roboh. Namun, mengingat kondisi cuaca yang belum bersahabat, kemungkinan perbaikan baru dapat dilaksanakan pada hari berikutnya. (Agung Yuliantara/denpost)










