
DENPASAR, BALIPOST.com – Bercermin dari tahun sebelumnya, menjelang perayaan Lebaran, gangguan kamtibmas, khususnya aksi pencurian cenderung meningkat. Oleh karena itu, Polresta Denpasar meningkatkan pengamanan dan mengimbau masyarakat lebih waspada. Sementara pihak kepolisian melakukan pencegahan terjadinya kasus pencurian yang menyasar tempat tinggal dan juga curanmor.
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Gede Adi Saputra Jaya, Kamis (19/2) menjelaskan polresta sudah melakukan berbagai upaya untuk menciptakan situasi aman dan kondusif. Pasalnya menjelang hari raya, biasanya marak kasus curanmor, pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian dengan kekerasan (curas).
Disamping itu, pihaknya tetap mengantisipasi kasus kekerasan berat, termasuk rudapaksa dan pembunuhan, serta kriminalitas yang melibatkan pendatang atau WNA. “Polresta Denpasar bersama polsek jajaran tetap melaksanakan upaya-upaya antisipasi agar kasus tersebut tidak terjadi,” tegas Iptu Adi.
Upaya dilakukan polisi menjelang Idul Fitri mencakup meningkatkan patroli malam di titik rawan kriminal, operasi terpadu untuk cegah gangguan kamtibmas, penegakan hukum sekaligus pendekatan edukatif kepada masyarakat dan penindakan pelanggaran lalu lintas sebagai bagian dari keselamatan umum.
Iptu Adi berharap masyarakat turut andil menjaga keamanan di lingkungannya masing-masing. Selain itu kepolisian tetap berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah.
Di tempat terpisah, menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, anggota Polsek Denpasar Barat (Denbar) melaksanakan kegiatan sambang kamtibmas ke pekerja proyek pembangunan rumah toko (ruko) di Jalan Gunung Sampang, Kelurahan Padangsambian, Kecamatan Denpasar Barat, Kamis (19/2). Kegiatan tersebut dipimpin Pawas AKP H. M. Arif Junaedi, dan Padal Ipda Made Carnita.
Dalam kesempatan tersebut, petugas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar para pekerja selalu waspada dan berhati-hati saat bekerja supaya terhindar dari kecelakaan kerja, menjaga keamanan lingkungan proyek, serta segera melaporkan kepada aparatur desa/kelurahan atau Bhabinkamtibmas apabila menemukan hal-hal mencurigakan.
Melalui kegiatan sambang ini diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara kepolisian dan masyarakat. Dengan demikian dapat bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah kecamatan Denbar. (Kerta Negara/balipost)










