Akses jalan di Jembatan Tukad Sangsang ditutup selama dua jam serangkaian pelaksanaan siat api, pada Minggu (15/2). (BP/nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Desa Adat Duda, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem kembali melaksanakan upacara dan ritual atraksi budaya Siat Api, berlokasi di Jembatan Tukad Sangsang, pada Minggu (15/2). Guna memperlancar jalannya atraksi tersebut, akses jalan di jalur itu ditutup total selama dua jam.

Bandesa Adat Duda, I Komang Sujana mengungkapkan, sehubungan dengan diselenggarakannya upacara dan ritual atraksi budaya Siat Api, pihaknya menginformasikan kepada seluruh pengguna jalan raya Baledan, khususnya yang akan melintasi Jembatan Tukad Sangsang di wilayah Desa Adat Duda, agar menyesuaikan waktu perjalanan saat melintasi jalur tersebut

Baca juga:  Buaya di Tukad Sangsang Belum Tertangkap, Umpan Diganti

“Kami harap para penggunakan jalur alternatif untuk menghindari lokasi kegiatan. Pukul 17.00 WITA , akan diberlakukan sistem buka–tutup, sedangkan pada pukul 19.00 – 21.00 WITA akan ditutup total. Jadi, kami ucapkan terima kasih atas perhatian dan kerja sama seluruh masyarakat serta pengguna jalan,” ujarnya.

Sujana mengatakan, tradisi ini rutin digelar setiap tahunnya sebagai upaya untuk menetralisir kekuatan negatif serta dimaknai sebagai pembersihan alam semesta untuk mengembalikan unsur alam yang ada di lingkungan desa adat setempat sehingga tercipta keseimbangan menjelang dilaksanakannya upacara Usaba Dalem.

Baca juga:  Pusat Kaji Pengaspalan Jalan di Hutan Segara Rupek

“Tradisi ini menyerupai perang, hanya saja senjata yang dipergunakan berupa daun kelapa tua yang diikat dan dibakar atau disebut prakpak. Selain itu, Siat Api juga dimaknai sebagi ujian untuk mengendalikan emosi yang terdapat dalam jiwa manusia,” katanya. (Eka Parananda/balipost)

BAGIKAN