Petugas BPBD Klungkung menangani pohon tumbang yang menimpa rumah warga, Sabtu (14/2/2026). (BP/Istimewa)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Klungkung, Sabtu (14/2), mengakibatkan sejumlah pohon tumbang. Rumah warga di dua lokasi berbeda rusak tertimpa pohon

Bahkan salah seorang warga terluka di bagian kepala akibat tertimpa pohon.

Kalak BPBD Klungkung, Putu Widiada, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian melalui WAG Klungkung Tangguh Bencana dan langsung menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Kejadian pertama terjadi di Banjar Pegending, Kelurahan Semarapura Kauh, Kecamatan Klungkung. Pohon jenis teep tumbang dan menimpa rumah warga milik Nyoman Widana serta satu pelinggih Penungun Karang. Laporan masuk pukul 10.05 WITA.

Baca juga:  Bale Gong Pura Puseh Dasar Senganan Roboh Diterjang Angin Ternyata Baru Setahun Dibangun

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun satu unit rumah mengalami rusak sedang dan satu pelinggih Penungun Karang ikut terdampak,” ujar Widiada.

Penanganan dilakukan personel TRC BPBD Klungkung bersama masyarakat setempat. Tim menggunakan satu unit mobil rescue operasional dan dua unit gergaji mesin. Proses evakuasi dan pembersihan pohon telah tuntas ditangani.

Selang 20 menit kemudian, laporan pohon tumbang kembali diterima dari Desa Bungbungan, Kecamatan Banjarangkan. Pohon jenis sentul menimpa dapur milik Dewa Ngakan Made Alit Adnyana. Laporan masuk pukul 10.25 Wita.

Baca juga:  Sempat Dinyatakan Membaik, Bayi Ditemukan di Garasi Meninggal Dunia

Dalam kejadian tersebut, satu orang mengalami luka robek di bagian kepala dan telah mendapat penanganan di Pustu terdekat. Selain itu, satu unit bangunan dapur mengalami kerusakan.

Penanganan melibatkan personel TRC BPBD Klungkung, personel Polsek Banjarangkan, dan masyarakat sekitar. Armada yang diterjunkan berupa satu unit mobil rescue operasional dengan dua unit gergaji mesin. Seluruh material pohon tumbang berhasil dievakuasi.

Dengan adanya kejadian tersebut, Putu Widiada mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi serta segera melaporkan kejadian kebencanaan agar bisa ditangani dengan cepat. (Sri Wiadnyana/balipost)

Baca juga:  Pemedek IBTK Besakih Membeludak, Macet Hingga Desa Nongan
BAGIKAN