Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka menyambangi para pedagang di Pasar Badung, Denpasar, Jumat (13/2). Kedatangan Wapres tersebut untuk meninjau harga-harga kebutuhan pokok menjelang hari raya. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja (kunker) di Bali pada Jumat (13/2). Mengawali kunker, Wapres blusukan ke Pasar Badung.

Wapres tiba di Pasar Badung sekitar pukul 7.40 WITA dengan kendaraan Toyota Putih. Sesampai di pasar, beberapa pedagang di lantai 1 disambangi satu per satu seperti pedagang bumbu dapur, beras, daging ayam hingga tembakau. Pertanyaan muncul seputaran harga dan ketersediaan.

Tampak mendampingi Wapres dalam kunker ini adalah Gubernur Bali, Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara.

Baca juga:  Baik untuk Menangkap Ikan, Berikut Ala Ayuning Dewasa 22 Oktober 2025

Dalam kunjungan tersebut Wapres Gibran juga membawa 200 paket sembako dan celemek 800 lembar yang dibagikan kepada pedagang serta pengunjung.

Salah seorang pedagang daging ayam Ni Wayan Senti saat ditemui usai kunjungan mengaku, Wapres Gibran menanyakan terkait harga daging saat ini. Dia pun menjelaskan ada kenaikan sejak 2 minggu terakhir. Saat ini kata dia harga daging ayam mencapai Rp45.000 per kilogram. Normalnya harga daging ayam di bawah Rp40.000 per kilogram.

Baca juga:  BRILiaN Young Leader Indonesia, Upaya BRI Ciptakan Talenta Unggul

“Ya tadi ditanya seputaran harga. Memang ada kenaikan saat ini Rp45.000 per kilogram,” katanya.

Pedagang bumbu dapur, Erawati juga mengatakan, pertanyaan yang muncul saat kunjungan Wapres Gibran adalah seputaran harga dan ketersediaan. Dia mengaku untuk ketersediaan masih aman. Sementara untuk harga khususnya cabai rawit mengalami kenaikan yang saat ini sudah menyentuh Rp85.000 per kilogram.

Namun untuk komoditi yang mengalami kenaikan harga ini, kata dia diberikan subdisi oleh Perumda Pasar Sewakadarma, Kota Denpasar. Subsidi yang diberikan kali ini sebesar Rp3.000 untuk cabai rawit. “Subsidi tergantung pada barang yang naik harganya. Kayak sekarang cabai rawit naik harganya, cabai rawit yang disubsidi,” ujarnya.

Baca juga:  Nasional Catatkan Kenaikan Kasus COVID-19 di Bawah 6.000

Sementara pedagang lainnya, Jro Padmawati yang berjualan tembakau mengaku sangat senang dikunjungi Wapres Gibran. Dia yang sudah berjualan sejak tahun 1955 ini merasa ada kepedulian pemerintah kepada rakyat kecil terutama pedagang di pasar tradisional. (Widiastuti/balipost)

BAGIKAN