Polisi melakukan penanganan pohon tumbang di Cekik Gilimanuk dan mengevakuasi pengendara yang tertimpa, Selasa (3/2) petang. (BP/istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com – Jalur utama Denpasar-Gilimanuk kembali memakan korban akibat cuaca buruk. Sebuah pohon jenis Asem Belanda yang diduga telah lapuk mendadak tumbang di kawasan Cekik, tepatnya di sebelah barat timbangan, Selasa (3/2) petang.

Akibat peristiwa yang terjadi sekitar pukul 18.00 WITA tersebut, dua orang pengendara sepeda motor asal Banyuwangi mengalami luka-luka setelah tertimpa batang pohon.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan ini menimpa sepeda motor Honda Vario bernomor polisi P 2365 SZ. Saat itu, kendaraan yang dikendarai oleh Ahmad Vicky Firmansyah (21) berboncengan dengan Syifa Nafiatus Sa’diyah (21) melaju dari arah timur (Denpasar) menuju barat (Gilimanuk).

Baca juga:  Seribu Orang Tewas dan Terluka Akibat Gempa

Setibanya di lokasi kejadian, tepatnya di KM 125-126, tiba-tiba batang pohon yang berada di pinggir jalan patah diterjang angin kencang dan langsung menghantam para korban.

Kanit Lantas Polsek Pelabuhan Gilimanuk, AKP Kukuh Emanuel, saat dikonfirmasi, Rabu (4/2) membenarkan adanya musibah tersebut. Akibat hantaman pohon, pengendara motor, Ahmad Vicky, mengalami luka cukup parah dengan dugaan patah tulang pada tangan kanan. Sementara rekannya, Syifa, mengeluhkan nyeri hebat pada bahu bagian kanan. “Kedua korban sudah dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis intensif,” ujar AKP Kukuh.

Baca juga:  Pengempon Persiapkan Pujawali Pura Dang Khayangan Rambut Siwi

Tumbangnya pohon berdiameter cukup besar itu sempat menutup badan jalan dan memicu kemacetan panjang di jalur trans-Bali tersebut. Beruntung, personel gabungan dari Polsek Gilimanuk, Brimob C Pelopor, Babinsa, serta warga sekitar bergerak cepat melakukan evakuasi dengan memotong batang pohon menggunakan gergaji mesin. “Saat ini material pohon sudah dibersihkan dan arus lalu lintas sudah kembali normal,” imbuhnya.

Mengingat cuaca ekstrem dan angin kencang yang masih sering melanda wilayah Jembrana, pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan untuk ekstra waspada. Terutama saat melintasi jalur yang banyak terdapat pohon besar karena sangat rawan terjadi pohon tumbang yang dapat mengancam keselamatan jiwa. (Surya Dharma/balipost)

Baca juga:  Pohon Durian Timpa Rumah Warga
BAGIKAN