
DENPASAR, BALIPOST.com – Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH) Provinsi Bali, I Made Rentin, dimutasi menjadi Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
Made Rentin merupakan satu dari enam pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Gubernur Bali Wayan Koster, dalam pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali Tahun 2026, di Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Selasa (3/2) sore.
Gubernur Koster mengungkapkan mutasi I Made Rentin tersebut dilakukan secara spesifik dan penuh pertimbangan. Ia menyebut, jabatan Kepala Dinas KLH memiliki beban kerja sangat berat, terlebih di tengah isu lingkungan dan sampah yang menuntut respons cepat dan kerja ekstra.
“Pak Made Rentin ini saya amati belakangan, setiap saya ajak ngobrol, suaranya kremek-kremek. Setelah ditelusuri, rupanya kurang sehat,” ungkap Koster.
Menurut Koster, Rentin tengah menjalani perawatan atas dua penyakit cukup berat, yakni saraf kejepit dan gangguan ginjal. Kondisi tersebut membuat Rentin tidak bisa bekerja keras maupun berpikir keras secara maksimal. “Kalau sudah saraf kejepit, kerja keras tidak bisa, mikir keras tidak bisa. Itu bahaya. Jadi lebih bagus kita beri kesempatan beliau merawat diri sampai tuntas,” ujar Koster.
Koster juga mengungkapkan, kondisi kesehatan tersebut menjadi alasan mengapa suara Rentin kerap terdengar pelan dan tidak bisa berbicara keras. “Kalau keras, bisa sempoyongan,” tandasnya.
Seiring mutasi tersebut, I Made Dwi Arbani ditunjuk sebagai Kepala Dinas KLH Provinsi Bali. Sebelumnya, Dwi Arbani menjabat sebagai Kepala Biro Hukum serta Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Provinsi Bali.
Koster mengakui, Dwi Arbani sempat direncanakan untuk dipromosikan sebelumnya. Namun saat itu, ia masih menilai ada aspek kepemimpinan yang perlu diperkuat. Kini, Koster menilai Arbani telah siap memimpin KLH Bali, menggantikan Rentin yang sebelumnya dikenal sukses dan tegas saat memimpin BPBD Bali.
“Pak Rentin itu dulu Kepala BPBD, cepat, keras, dan enak orangnya. Sekarang, dengan kondisi beliau, Kadis KLH kita isi oleh Pak Dwi Arbani,” ujar Koster.
Selain itu, sejumlah pejabat lain juga dilantik dalam kesempatan yang sama, yakni I Made Supartha sebagai Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Bali, sebelumnya Inspektur Pembantu Wilayah V.
Ngurah Satria Wardana sebagai Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Bali, sebelumnya Kepala Bagian Bantuan Hukum dan HAM Biro Hukum dan HAM.
Ida Bagus Gede Sudarsana sebagai Inspektur Daerah Provinsi Bali, sebelumnya Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Bali.
Dan Ida Bagus Alit Suryana sebagai Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, sebelumnya Kepala Bidang Tradisi dan Warisan Budaya Dinas Kebudayaan Bali. (Ketut Winata/balipost)









