Putu Laksmi Anggari Putri Duarsa (kiri) berjabat tangan dengan Edward Sandjaja Ikhwan (kanan). (BP/suk)

DENPASAR, BALIPOST.com – Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Bali, dr. Putu Laksmi Anggari Putri Duarsa, Sp.KK berpeluang besar memimpin kembali kepengurusan pada periode 2026–2030. Perempuan yang akrab disapa Dokter Laksmi ini sudah mengantongi dukungan tertulis dari 5 pengurus kabupaten (Pengkab).

Selain dukungan tertulis, terdapat tiga dukungan lisan yang juga sudah diperolehnya. Ia mengutarakan jika kembali dipercaya memimpin POBSI Bali, tantangan ke depan akan semakin besar, terutama dalam mempertahankan dan meningkatkan prestasi gemilang yang telah diraih pada PON 2024.

Baca juga:  Tarif VoA akan Naik Berlipat-lipat, Pelaku Pariwisata Bali Keberatan

“Beban ke depan tentu lebih berat. Namun, dengan pengurus yang solid, saya yakin hal-hal yang dianggap tidak mungkin bisa kita wujudkan. Semoga prestasi yang sudah baik bisa kita tingkatkan lagi,” harapnya, Jumat (30/1).

Sementara itu, pemilik Rumah Biliar RBC Renon Denpasar, Edward Sandjaja Ikhwan dan Owner Rumah Biliar Super Power, Zein mengakui kepemimpinan Laksmi Duarsa telah membawa POBSI Bali ke level prestasi yang belum pernah dicapai sebelumnya.

Baca juga:  Ikut Turnamen "Bola-10 JRX Bandung," Mario dan Wawan Target 8 Besar

Edward menegaskan, rekam jejak Laksmi Duarsa selama menakhodai POBSI Bali tidak perlu diragukan. Di bawah kepemimpinannya, biliar Bali mencetak sejarah dengan meraih dua medali emas, dua perak, dan satu perunggu pada PON 2024 Sumatera Utara.

“Prestasi itu menjadi sejarah baru bagi biliar Bali. Setelah menunggu 16 tahun, akhirnya emas PON kembali diraih. Meski dipimpin seorang perempuan, Dokter Laksmi justru membuktikan kepemimpinannya mampu membawa perubahan besar,” ujar Edward.

Baca juga:  Dari Pesawat Tabrak Garbarata hingga Temuan Tulang Belulang

Selain prestasi, Edward juga menyoroti solidnya sinergi antara POBSI Bali dengan rumah-rumah biliar selama kepemimpinan Laksmi Duarsa. Sejumlah turnamen bergengsi berhasil digelar, termasuk Porprov Bali 2025.

Ia berharap kolaborasi dapat terus diperkuat demi pembinaan atlet biliar Bali. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN