Personel Polres Bandara Ngurah Rai melaksanakan pengamanan di terminal internasional. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Tingginya jumlah wisatawan mancanegara ke Bali, dimanfaatkan oleh buronan internasional. Mereka menyusup dan tinggal di Bali berkedok sebagai turis.

Untuk mengantisipasi hal itu, Polres Kawasan Bandara Ngurah Rai secara aktif melakukan pemantauan dan profiling terhadap penumpang. Selain itu, melakukan koordinasi dengan Divhubinter Polri dan pihak Imigrasi terkait daftar pencarian orang (DPO) nasional maupun internasional.

“Langkah ini didukung dengan pemanfaatan teknologi, analisis intelijen, serta kesiapsiagaan personel di lapangan sehingga potensi masuknya pelaku kejahatan dapat diantisipasi sejak dini,” ujar Kasi Humas Polres Bandara Ngurah Rai, Ipda Gede Suka Artana, Kamis (29/1).

Baca juga:  Jaringan Judol Internasional Kamboja dan China Dibongkar, Salah Satu Markasnya di Denpasar

Ipda Suka menjelaskan, polres secara konsisten meningkatkan upaya pencegahan tindak kriminal, khususnya yang melibatkan warga negara asing dengan memperkuat kegiatan preemtif, preventif, dan penegakan hukum. Personel ditempatkan di titik-titik strategis terminal internasional dan domestik untuk melaksanakan patroli rutin, pengawasan, serta pelayanan kepolisian guna menciptakan rasa aman bagi seluruh pengguna jasa bandara.

Selain itu, Polres Bandara Ngurah Rai memperkuat koordinasi dan sinergi dengan instansi terkait, seperti Imigrasi, Bea Cukai, TNI AU, Avsec, dan pengelola bandara. Kerja sama ini dilakukan melalui pertukaran data dan informasi, pengawasan bersama, serta pemeriksaan terhadap pergerakan penumpang internasional sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas.

Baca juga:  Sajikan Wajah Baru, Pelindo III Dukung Bali Art 2020

“Sinergi seperti ini terus kami jaga supaya Bali tetap aman dan kondusif. Apalagi Bandara Ngurah Rai merupakan pintu masuk wisatawan mancanegara,” tutupnya. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN