
GIANYAR, BALIPOST.com – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Gianyar sejak Rabu sore (28/1) hingga malam memicu bencana tanah longsor hebat di obyek wisata Ceking, Tegallalang.
Akibatnya, jalur utama yang menghubungkan Tegallalang menuju Kintamani saat ini lumpuh total. Longsor dilaporkan terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi memicu pergerakan tanah di tebing kawasan Ceking.
Material longsor yang masif menutup badan jalan dan menimbun sejumlah kendaraan yang sedang melintas maupun terparkir. Informasi awal menyebutkan sejumlah kendaraan terdiri dari satu unit mobil dan beberapa sepeda motor tertimbun material longsor.
Satu unit mobil dilaporkan tertimpa pohon besar di jalur yang sama. Material longsor sempat membendung saluran air, menyebabkan volume air naik drastis ke badan jalan, memperparah aksesibilitas di jalur Tegallalang-Kintamani.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gianyar, Ida Bagus Putu Suamba, mengonfirmasi bahwa tim gabungan sudah berada di lokasi untuk melakukan penanganan darurat. ”Hingga pukul 19.55 WITA, alat berat dan dump truck sudah dikerahkan dan tiba di lokasi untuk membersihkan material longsoran,” ujar Ida Bagus Putu Suamba.
Personel dari Dinas PUPR Provinsi Bali juga telah bersiaga di lapangan untuk memantau stabilitas jalan dan mempercepat proses pembukaan jalur.
Hingga berita ini diturunkan, jalur masih mengalami kemacetan total. Proses evakuasi kendaraan dan pembersihan material masih berlangsung di tengah kondisi lapangan yang menantang.
Pihak berwenang mengimbau pengendara untuk mencari jalur alternatif dan menghindari kawasan Tegallalang demi keamanan. (Wirnaya/balipost)










