Petugas menangani pohon perindang yang tumbang ke jalan Denpasar-Gilimanuk wilayah Gumbrih, Pekutatan, Sabtu (24/1). (BP/istimewa)

 

NEGARA, BALIPOST.com – Sebuah pohon perindang jenis Mahoni tumbang ke jalan hingga sempat menghambat arus lalu lintas di Jalur Denpasar–Gilimanuk, Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan, , Sabtu (24/1). Pohon roboh diduga akibat terpaan angin kencang yang melanda wilayah setempat hingga menutupi jalan.

Pohon berukuran cukup besar itu sempat menyebabkan kemacetan panjang karena menutup sebagian badan jalan nasional. Bahkan, sebuah truk towing yang sedang melintas ikut tertimpa pohon tersebut.

Kapolsek Pekutatan, Kompol I Putu Suarmadi, Minggu (25/1), membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, peristiwa terjadi sekitar pukul 16.05 WITA di KM 61–62 Jalur Denpasar–Gilimanuk, wilayah Dusun Pasar.
“Pohon tumbang menimpa satu unit truk towing bernomor polisi B 9429 TIP yang sedang melintas,” jelasnya.

Baca juga:  Puluhan Karyawan Perusda Terancam Putus Kerja

Akibat kejadian itu, kendaraan mengalami kerusakan cukup signifikan, terutama pada kaca depan, spion, lampu sein, serta kap mesin yang mengalami penyok. Pengemudi truk diketahui bernama Rizki Hidayat (33), warga Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp30 juta.

Menindaklanjuti laporan warga, Unit Kecil Lengkap (UKL) 3 Polsek Pekutatan diterjunkan ke lokasi untuk mengatur lalu lintas. Petugas bersama warga melakukan pemotongan dan pembersihan batang serta ranting pohon yang menghalangi jalan. Setelah proses evakuasi selesai, arus lalu lintas di jalur utama Denpasar–Gilimanuk kembali normal dan dapat dilalui kendaraan dari kedua arah.
Pihak kepolisian menghimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat cuaca ekstrem seperti angin kencang, karena berpotensi memicu pohon tumbang.

Baca juga:  Truk Pengangkut Pasir Jatuh ke Jurang

Sebelumnya, pada Jumat (23/1), peristiwa pohon tumbang juga terjadi di jalan Gatot Subroto, Negara. Pohon perindang roboh diduga karena sudah lapuk dan sempat menimpa mobil warga yang terparkir. Tidak ada korban jiwa di jalan protokol di dalam Kota Negara tersebut. Arus lalin juga sempat tersendat, hingga akhirnya tim reaksi cepat BPBD Jembrana melakukan penanganan.

Saat kejadian kondisi cuaca cenderung cerah dan tidak ada angin. Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra mengatakan potensi angin kencang disertai hujan deras masih terjadi selama beberapa hari ke depan. Selama sepekan ini terjadi sejumlah kejadian yang didominasi pohon tumbang dan rusaknya puluhan rumah warga dampak angin kencang. Sehingga warga diharapkan mewaspadai potensi kejadian tersebut termasuk di sepanjang jalan Denpasar-Gilimanuk maupun jalan di pedesaan yang terdapat pohon perindang tinggi. “Termasuk rumah warga yang dekat dengan pohon agar mewaspadai potensi ini,” terang Artana Putra. (Surya Dharma/balipost)

Baca juga:  Truk Terguling, Lalu Lintas di Bangbang Terganggu Dua Jam
BAGIKAN