Pasien dirawat di selasar lantai 1 RSUD Karangasem. (BP/nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Sejumlah ruangan yang berlokasi di lantai tiga Jaya Kusuma, RS Karangasem, mengalami kerusakan pascagempa 7,0 SR yang terjadi Minggu (5/8). Atas kondisi itu, puluhan pasien sementara terpaksa di rawat di selasar.

Berdasarkan pantauan di RS Karangasem, Senin (6/8), puluhan pasien yang menempati ruangan di lantai tiga RSUD terpaksa harus menjalani perawatan di salasar. Pihak rumah sakit terpaksa melakukan hal ini karena ruangan yang ditempati pasien ambrol.

Baca juga:  Corona, Puluhan Peserta Tiongkok Batal Partisipasi di GFNY Bali 2020

Kendati dirawat di selasar, petugas medis tetap memberikan pelayanan secara maksimal.

Di lantai 3, sejumlah tembok terlihat retak-retak. Begitu juga dengan sejumlah keramik yang menempel di tembok juga lepas. Di lokasi juga terlihat sejumlah petugas membersihkan pusing-pusing bangunan yang ambrol.

Direktur RSUD Karangasem, I Wayan Suardana, mengatakan, pada malam saat terjadinya gempa pihak rumah sakit kedatangan pasien korban akibat gempa sekitar 20 pasien. Lima pasien diantarannya mengalami luka berat karena patah tulang, trauma pada tulang belakang dan lainnya. Sementara 15 pasien luka ringan.

Baca juga:  Tambahan Kasus COVID-19 Bali di Atas 160, Kumulatifnya Lampaui 18.000!!

Dari pasien itu empat menjalani perawatan di RSUD. Sedangkan satu pasien kita rujuk ke RS Sanglah Denpasar.

Suardana mengatakan, khusus di RSUD Karangsem sejumlah gedung bangunan mengalami kerusakan. “Jadi ada sekitar 33 pasien sementara ini menjalani perawatan di selasar. Nanti untuk ruangan lantai dua dan tiga tidak akan kita fungsikan sampai kondisi benar-benar kondusif. Semua pasien ini akan kita tempatkan di lantai satu,” ujar Suardana. (Eka Parananda/balipost)

Baca juga:  Operasi Antik, Polda Ungkap Puluhan Kasus Narkoba Diantaranya Libatkan WNA
BAGIKAN