Perbaikan jaringan listrik PLN yang tertimpa pohon akibat cuaca hujan dan angin kencang. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali mencatat 36 gangguan kelistrikan yang terjadi pada beberapa hari terakhir. Gangguan didominasi disebabkan oleh pohon tumbang menimpa jaringan serta tiang listrik yang terdampak angin kencang.

General Manager PT PLN (Persero) UID Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho, Kamis (22/1), mengatakan, wilayah Gianyar menjadi salah satu daerah dengan kejadian terganggunya kelistrikan akibat cuaca ekstrem yang relatif tinggi. Dikatakannya, hujan lebat disertai angin kencang berpotensi menimbulkan dampak terhadap jaringan listrik, terutama akibat pohon tumbang serta tiang jaringan yang terdampak angin kencang.

Baca juga:  Puluhan Personel Polresta Denpasar Naik Pangkat

Sebagai perbandingan, sepanjang tahun 2025 tercatat 64 kali terhentinya sementara pasokan listrik akibat pohon tumbang yang dipicu cuaca ekstrem. “Data tersebut menjadi dasar bagi PLN UID Bali untuk terus meningkatkan upaya mitigasi risiko, termasuk pemeliharaan jaringan secara berkala, penyiagaan peralatan, serta kesiapsiagaan personel di lapangan, agar pemulihan pasokan listrik dapat dilakukan secara cepat, aman, dan terkoordinasi,” ujarnya.

Eric menambahkan bahwa PLN telah menyiagakan petugas di seluruh unit layanan dan memastikan setiap pekerjaan penanganan dan pemulihan jaringan listrik yang terdampak cuaca ekstrem dilaksanakan sesuai dengan standar keselamatan kerja.

Baca juga:  Sejumlah Jalan di Bangli Longsor, Bangunan Ambruk dan Air Bah di 3 Kecamatan

Di sisi lain, terkait cuaca ekstrem ini, Eric mengatakan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama PLN. Pihaknya mengimbau warga untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan selama cuaca ekstrem dan segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang berisiko.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati jaringan listrik yang rusak, kabel yang terjatuh, maupun tiang listrik yang terlihat miring karena berpotensi membahayakan keselamatan jiwa,” imbuhnya. (Widiastuti/balipost)

Baca juga:  Sudah Meningkat, Minat Masyarakat Gunakan Bus Trans Metro Dewata
BAGIKAN