NEGARA, BALIPOST.com – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di jalur nasional Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di Kilometer 112–113 Banjar Pangkung Dedari, Desa Melaya, Kamis (15/1) sore. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian.

Dari informasi, kecelakaan terjadi sekitar pukul 17.30 WITA, saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Peristiwa itu melibatkan sepeda motor Yamaha Aerox dengan nomor polisi H 5826 EG dan sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel DK 8076 WF.

Kasat Lantas Polres Jembrana, Iptu Aldri Setiawan, Jumat (16/1), membenarkan kecelakaan melibatkan truk dan sepeda motor tersebut. Dari hasil penyelidikan, diketahui pengendara sepeda motor datang dari arah Gilimanuk menuju arah Denpasar.

Baca juga:  Aksi Protes Berlakunya ODOL, Gapiba Lakukan Penyekatan 3 Hari di Gilimanuk

Setibanya di lokasi kejadian, kondisi cuaca hujan deras dan terdapat genangan air di sisi kiri jalan. Saat berusaha menghindari genangan air, pengendara motor bergerak ke kanan. Namun, kendaraan tersebut mengalami selip sehingga pengendara terlempar ke jalur berlawanan dan masuk ke jalur kanan.

“Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melintas kendaraan truk Colt Diesel yang melaju dari Denpasar menuju Gilimanuk,” katanya.

Baca juga:  Rawan Kecelakaan, Dinas PU Aspal Bibir Paving di Peliatan

Lantaran jarak yang sudah dekat, tabrakan tidak dapat dihindari dan pengendara motor terlindas. Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor, Rico Zefanya Mahendra (20), pelajar/mahasiswa asal Kabupaten Buleleng, mengalami luka berat di bagian kepala serta pendarahan dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara.

Sementara itu, pengemudi truk Colt Diesel, Supriadi (46), warga Kabupaten Banyuwangi, tidak mengalami luka serius. Sepeda motor korban dilaporkan terseret ke arah selatan di jalur kiri dari arah utara.

Baca juga:  Pascatemuan Mahasiswi Tewas di Kamar Kosnya, Pengawasan Rumah Kos Diperketat

Petugas Satlantas Polres Jembrana yang menerima laporan telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengamankan barang bukti. Arus lalu lintas yang sempat tersendat langsung ditangani oleh Satlantas.

Kasat Lantas Polres Jembrana mengimbau pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat kondisi cuaca buruk. “Kami mengingatkan pengendara untuk selalu berhati-hati, mengurangi kecepatan saat hujan, serta menghindari manuver mendadak yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain,” pungkas Iptu Aldri Setiawan. (Surya Dharma/balipost)

BAGIKAN